ARV Obat Anti AIDS

December 13, 2018

Tau tidak setiap tanggal 1 desember diperingati hari apa? Yaitu hari AIDS sedunia. Pasti temen-temen tau kan tentang penyakit ini. Penyakit yang konon katanya menjadi penyakit yang menakutkan dan banyak penderitanya stress karena dijauhi. 

ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) pada saat ini dianggap sebuah hal tabu di masyarakat. Bayangkan saja banyak orang yang menjauh apabila dekat dengan penderita HIV ini. Tapi ternyata hal ini banyak yang tidak diketahui bahwa ODHA itu harus di dekati.

Pada hari Rabu tanggal 5 Desember 2018 yang lalu saya mengikuti diskusi bersama Kementrian Kesehatan di Gedung Kementerian Kesehatan. Diskusi bertemakan “Kebijakan dan Strategi Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS dan PIMS”. Diskusi ini juga sebagai peringatan hari AIDS yang jatuh setiap tanggal 1 Desember.

Apa Itu HIV AIDS??

AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah kumpulan dari gejala penyakit ang muncul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tubuh tidak mampu lagi melindungi dari berbagai penyakit lain yang menyertainya (infeksi oportunistik). infeksi oportunistik adalah infeksi yang umumnya tidak berbahaya pada orang dengan tubuh normal namun dapat berakibat fatal pada ODHA karena sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Nah sudah tau kan tentang AIDS? Ternyata penyakit ini tidak mudah menular loh. Karena penyebaran penyakit ini sangat sulit dilakukan. Berikut adalah cara penyakit HIV menular :

1. Hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi HIV. Resiko akan semakin besar apabila melakukn hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan seks tanpa menggunakan perlindungan kondom.Tindakan seksual dapat berupa seks oral (mulut), vagina, dan anal (dubur).

2. Menggunakan jarum bersama yang terkontaminasi HIV seperti alat suntik, alat tindik, dan alat tato.

3. Ibu hamil terinfeksi positif HIV ke bayi yang di kandungannya. Penularan dapat terjadi selama kehamilan, saat melahirkan dan saat menyusui.

4. Transfusi darah dan produk darah lainnya (yang terkontaminasi HIV), maka perlu pemeriksaan HIV pada darah donor sebelum didonorkan kepada yang membutuhkan.

Nah kan sulit juga penularan HIV AIDS ini ke tubuh manusia. Jadi banyak hal tabu yang sering kita dengar seperti Pegangan tangan, kena air liur atau makan bersama penderita HIV itu dapat menularkan. Padahal hal itu tidak sama sekali karena tadi HIV itu menyebarnya sangat sulit.

Tenang kok sekarang HIV itu ada obatnya yaitu ARV (Antiretroviral) adalah obat HIV, agar penderita bisa melakukan aktivitasnya seperti biasanya dan menjalani hidupnya dengan sehat. Dengan disiplin meminum ARV sesuai jadwal anjuran dokter, virus HIV akan tidur dan tidak menganggu aktivitas.
ARV akan memperpanjang masa sehat orang dengan HIV , agar tidak menjadi kondisi AIDS. ARV ini gratis untuk warga yang mempunyai penyakit AIDS.

Oh iya untuk mengetahui penyakit HIV ini kita harus cek darah. Jadi ada prosedur yang kita jalanin agar mengetahui diri ini terkena atau tidak dengan virus ini. 

Penderita AIDS bisa tidak menularkan loh.

Waktu acara ini hadir ibu Neneng Yuliani yang merupakan penderita HIV sudah 15 tahun. Ibu ini tertular melalui suaminya yang terkena virus HIV. Pada akhirnya sang suami meninggal namun ibu ini masih sehat sampai sekarang

Kenapa bisa terus? Karena ibu Neneng terus mengkonsumsi obat ARV ini secara rutin. Walau banyak efek samping tapi ibu Neneng ingin sembuh. Ternyata ibu ini mempunyai anak yang sama kali tidak tertular HIV sampai ketiga anaknya walaupun dari orang tua pengidap HIV.

Dengan ARV, virus HIV  tidak akan berkembang, dengan minum teratur virus dalam darah akan berkurang hingga mencapai jumlah yang tidak terdeteksi dalam beberapa bulan setelah minum ARV.

ARV akan meningkatkan kembali sel CD4  untuk  sistem kekebalan tubuh, yang normalnya 500-1500. JIka CD4 turun, akan rentan terkena infeksi lainnya karena kekebalan tubuh menurun seperti TBC, pnemonia berat.

Jadi gengs ayo ikuti STOP

Suluh : Masyarakat paham dengan HIV
Temukan : 90 % ODHA tahu statusnya , masyarakat mau lakukan TES HIV
Obati : 90%  ODHA mendapat ARV
Pertahankan : 90% ODHA yang meminum ARV tidak terdeteksi virusnya






You Might Also Like

0 komentar

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh