Yuk Berzakat Untuk Membantu Sesama

May 26, 2019

Zakat? Dalam KBBI ada artinya jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya) menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syarak. Kalau dalam agama islam ini masuk dalam rukun islam yang ke4. Maka bila seorang muslim menunaikan zakat merupaka sesuatu hal yang wajib di lakukan.

Dalam islam zakat ada beberapa bukan hanya zakat fitrah saja yang dilakukan disetiap bulan Ramadhan. Ada juga zakat maal (zakat harta) dan zakat profesi atau penghasilan yang bisa kita keluarkan bila sudah masuk nasabnya. Zakat sendiri itu bisa jadi membersihkan harta kita untuk dibagikan kepada saudara kita muslim.

Kalau ngomongin zakat, saya dari jaman SMP sudah menjadi panitia zakat. Rasanya ada yang beda bila bisa bareng membantu yang sesame walaupun amil sendiri masuk dalam mustahik Zakat (orang yang berhak menerima Zakat). Ada delapan orang yang berhak menerima zakat.

Zakat sendiri memang ada dasarnya, orang wajib berzakat bila harta sudah masuk nisabnya. Tak sembarang orang juga bisa mengeluarkan zakat (muzzaki). Missal zakat maal sendiri ada batas nisabnya 2,5% dari harta yang ada setiap tahunnya. Untuk hitungan mudahnya bisa kepoin di beberapa web yang ada.

Zakat itu bisa dipergunakan banyak hal. Mulai dari Pendidikan, pembangunan, hingga pembuatan kebun-kebun bagi warga muslim. Saya pernah datang ke sebuah sekolah yang dana untuk membangun hingga biaya pendidikannya 100% dari zakat.

Sekolah itu penerima manfaatnya ada dari kalangan dhuafa yang memang termasuk dari kalangan mustahik. Bagaimana tidak dari sebuah zakat penghasilan yang dikumpulkan dari suatu kantor bisa membantu murid yang mau bersekolah.







Pada jaman sahaabat Abdul Aziz zakat digunakan untuk membangun negara. Kas negara diisi dari zakat-zakat. Setiap muslim memberikan zakatnya kepada amil dan pemerintahan mengembangkan hasil dari zakat tersebut untuk negara.

Kewajiban berzakat sendiri dimulai dari tahun ke 2 hijrah nabi. Rasulullah SAW pada saat itu mengutus Mu’adz bin Jabal menjadi Qadli di Yaman, Rasul pun memberikan nasihat, supaya menyampaikan kepada ahli kitab beberapa hal, termasuk menyampaikan kewajiban zakat dengan ucapan “sampaikan bahwa Allah telah mewajibkan zakat kepada harta benda mereka, yang dipungut dari orang-orang kaya dan diberikan kepada orang-orang miskin di antara mereka,”

Lantas bagaimana kita sudah siap berzakat?

Zakat yang biasanya kita lakukan adalah zakat fitrah di bulan Ramadhan. Zakat fitrah sendiri biasanya dibayar memakai beras sebesar 3,5 liter. Atau bila bingung bisa menggunakan kalkulator atau bisa langsung menuju Lembaga pengelola zakat yang ada disekitar kita.

Kalau diingat tentang zakat, saya sudah belajar berzakat dari kecil. Bagaimana tadi saya bilang hidup dikalangan madrasah yang membantu menjadi panitia zakat fitrah saat bulan ramadhan. Ada banyak pengalaman yang bisa didapat saat ada orang-orang yang membayar zakat dan mempercayakan kepada kami.

Apalagi saat pembagian zakat itu bagaimana dapat saya lihat para mustahik mampu bergembira saat mendapatkannya. Ada binar senyum dari mereka saat menerima zakat. Zakat itu tak perlu pikir kaya dahulu tapi kita berpikir bagaimana kita bisa mensucikan harta kita untuk dijalan allah.

Zakat itu merupakan salah satu dasar dari agama islam “Islam dibangun diatas lima (pokok; rukun): bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan kecuali Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, menunaikan haji, dan puasa dibulan ramadhan.”(HR. Bukhori- Muslim)

So sudah siapkah untuk berzakat??


You Might Also Like

0 komentar

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh