Bus Tingkat Pekalongan-Jakarta Di Kala Malam Takbiran Idul Adha 1438 H

September 22, 2017

Pagi itu 5 september 2017 gue membuka grup whatsapp APNE ( Amazing PetungNational Explore) sebuah grup yang di ikuti ketika kegiatan lomba beberapa minggu lalu. Tiba-tiba ada pesan dari salah satu panitia bahwa ada undangan kembali berkunjung ke Pekalongan atas undangan bupati kepada para blogger yang menang lomba untuk menghadiri malam puncak HUT Kabupaten Pekalongan. Gue termasuk dalam 6 besar pemenang lomba blogger dan mendapatkan akomodasi gratis dari panitia. Perjalanan yang mendadak ini membuat gue harus mencari tiket karena baru dapat undangan pagi itu dan malam berangkat menuju Pekalongan karena kegiatan akan diadakan esok harinya.


Mencari-cari tiket untuk menuju ke Pekalongan hari itu sangat sulit karena bertepatan akan ada idul adha 3 hari lagi. Siang itu setelah mencari diberbagai aplikasi akhirnya gue mendapatkan tiket kereta api menuju Pekalongan pada malam hari tetapi untuk tiket pulang belum dapat.

Hari kamis saatnya gue pulang,setelah acara gue memutuskan untuk pulang karena esok adalah idul adha dan ingin berlebaran bersama keluarga. Mau beli tiket kereta api sudah sangat penuh untuk perjalanan malam itu menuju Jakarta. Terlintas dari benak gue untuk naik bus pulang ke Jakarta. Sambil mencari informasi di google tentang harga bus ternyata ada bus double decker atau bus tingkat menuju Jakarta.


Penasaran gue sama bus tingkat, langsung saja gue menuju terminal yang cukup dekat dengan hotel tempat menginap. Sampai di terminal tidak cukup susah mencari agen bus ini karena PO Sinar Jaya cukup terkenal di Jawa Tengah. Masuk ke ruangan agen gue menanyakan kepada penjaga agen tentang bus tingkat ini.

Bus ini melayani dua terminal menuju Jakarta yaitu terminal bus Kampung Rambutan dan Pulo Gebang. Awalnya gue hendak naik ke Pulo Gebang lantaran dekat dengan rumahn namun ternyata bus telah berangkat pagi jam 08.00 WIB. Akhirnya memilih menuju terminal Kampung Rambutan yang akan berangkat malam jam 19.00 WIB. Gue membuka dompetnya untuk membayar tiket seharga 120.00 rupiah karena mendapatkan diskon dari harga awal sebesar 150.000.


Sudah mendapatkan tiket pulang gue keliling kota Pekalongan bersama teman-teman blogger lain yang masih di kota ini. Selesai jalan-jalan dari Pekalongan tepat pukul 18.00 gue berjalan kaki dari hotel menuju terminal Pekalongan . Gue enggak mengecek telepon genggam ternyata ada sms dari agen bus yang memberitahukan bahwa harga tiket kembali normal sebesar 150,000 rupiah dikarenakan esok hari adalah idul adha jadi diskon tidak ada. Akhirnya harus menambah sebesar Rp. 30.000 ditagih di atas bus

Masuk ke dalam bus gue exited sekali, terlihat olehnya interior bus yang sangat bagus. Bus ini sangat luas dan sangat nyaman. Memilih di deck bawah untuk tempat duduk. Hati gue sedih karena malam itu adalah malam takbiran, gue enggak bisa bertakbiran bersama keluarga ditambah supir melantunkan takbiran dari speaker musik bus. Pukul 19.00  WIB bus belum jalan karena masih menunggu penumpang lain naik. Baru tepat pukul 19.30 WIB bus berjalan meninggalkan Pekalongan menuju Jakarta.

Fasilitas busnya sangat nyaman dengan kondisi bangku 2-2, untuk tingkat bawah kapasitas untuk 12 orang dan tingkat atas untuk 60 orang yang berarti satu bus ini berkapasitas kurang lebih 72 orang. Bangku yang empuk dan antar tempat duduk  yang luas membuat gue yang bertubuh agak gede ini cukup muat untuk duduk dan meluruskan kakinya. Setiap bangku dari bus ini juga dilengkapi fasiltas tv LCD yang menyediakan berbagai macam pilihan film dan musik.

Bagi yang hendak mencoba bus ini di harapkan membawa headshet sendiri karena tidak di sediakan headshet di setiap tempat duduknya. Bus berjalan pelan gue memilih menonton IP Man karena belum mau tidur dan masih sibuk berbalas whatsapp. Bus berjalan melaju di jalanan pantura dan mulai menaikan penumpang dari terminal di kabupaten-kabupaten Jawa Tengah mulai dari Pemalang hingga Tegal.

Tak terasa sampai di Pemalang mata sudah mulai mengantuk, akhirnya gue tertidur lelap karena kondisi bangku yang bisa diturunkan sandaranya dan sangat nyaman tanpa ada guncangan di dalam bus. Cukup lama gue tertidur dan tiba-tiba bus berhenti, ternyata bus berhenti untuk istirahat di daerah Cikamurang Jawa Barat. Digitec di pergelangan tangan sudah menunjukan pukul 00.00 WIB dan tanpa terasa ternyata bus cukup cepat sudah sampai di daerah ini dan memakan waktu kurang lebih 4 jam perjalanan.

Bus beristirahat kurang lebih setengah jam, perut gue kelaparan karena belum makan malam dan akhirnya turun untuk mencari makanan. Tidak terlalu berselera untuk makan malam itu, gue memilih membeli pop mie untuk mengganjal perutnya. Sudah agak kenyang dengan seporsi pop mie akhirnya gue kembali ke bus. Bus berjalan kembali menuju Jakarta. Menurut estimasi bus akan sampai pukul 2.00 WIB dinihari. Perut sudah di isi dan kantuk pun datang melanda akhirnya dia kembali memilih tidur.
Tepat pukul 2.00 WIB gue terbangun ternyata bus sudah sampai di terminal terakhir yaitu terminal Kampung Rambutan. Kampung Rambutan jam 2.00 WIB dini hari tidak ada kendaraan umum sempat terpikir gue untuk naik busway namun ternyata kartu busway tertinggal dan akhirnya memilih ojek online untuk pulang ke rumah. Tepat pukul 2.30 WIB gue sampai di rumahnya dan beristirahat  sampai pagi menjelang menuju idul adha.

so sudah ada yang mencoba bus tingkat ini??


oh iya untuk dari Jakarta-Pekalongan bus ini berangkat setiap hari dari Kampung Rambutan Jam 07.00 dan kalau dari Pulogebang jam 19.00 jadi kebalikan yaa dari Pekalongan
Hanya 150ribu dengan waktu tempuh yang hampir sama dengan kereta.. nyaman juga busnya



   

You Might Also Like

15 comments

  1. bus nya cakep banget. nyaman dan sesuai ya. jadi pengen ke pekalongan

    ReplyDelete
  2. Keliatannya nyaman buat selonjoran kaki, daripada naik kereta Ekonomi AC. Bukan begitu bang Doel? Hehehe...

    ReplyDelete
  3. Biasanya bus tingkat dua itu untuk bus wisata keliling. Ternyata ada juga ya bus tingkat dua buat antar daerah. Harga pun beda tipis sama naik kereta. Nyamannya juga sama.

    ReplyDelete
  4. Foto yang ketiga itu kok seperti interior pesawat ya? Bagus banget.
    Kalau begini kondisi bisnya sih saya lebih pilih naik bis ketimbang naik kereta :)

    ReplyDelete
  5. Wahh ada yaa bus antar kota yang tingkat gini, ngga lelah deh yaa jalan jauh..seruu..

    ReplyDelete
  6. aku juga baru tau nih ada bus tingkat antar kota begini, eksklusif lagi ya Ki..

    ReplyDelete
  7. wah, busnya keren banget sih. Salam dari Jember ya :)

    ReplyDelete
  8. Wah enak banget klo ke semua daerah ada bus tingkat kyak gini

    ReplyDelete
  9. Di Aceh, rata2 busnya sudah gini bang. Plus bantal dan selimut juga g pake tambah duit lagi hehe

    ReplyDelete
  10. Waaa keren nih bus tingkat. Belum pernah coba. Pengen coba juga sleeper bus yang bisa tiduran yaaa bang biar gak cape hehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh