Cerita Bang Doel: Film
News Update
Loading...
Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

September 28, 2021

Menjelajahi Kuliner Tionghoa Kota Tua Jakarta dalam FIlm dokumenter "Once Upon a Time in Chinatown"

Jelajah china town di kota tua Jakarta itu sangat lah asik. Siapa yang tak pernah mampir ke tempat ini?? apalagi saya yang suka berburu kuliner di tempat ini. Banyak makanan yang bisa kita icip saat kesini. Mulai dari Kopi Tak Kie, Rujak Juhi hingga Karie Lam. 




Posisi gang tempat makan ini biasa disebut Petak 9. Banyak kuliner legendaris yang berada disini. Tak terbayangkan kalo menurut saya makanan ini diangkat ceritanya ke sebuah documenter tentang jatuh bangun para pengusaha kuliner disini.

Asik kan kita menonton bagaimana cerita mereka yang sudah lama tinggal dan berjualan disini mencari pelanggan, resep dan bagaimana cara mereka mengenalkan produk mereka. Kebetulan saat ini Vision+ merilis originals dengan judul Once Upon a Time in Chinatown. Setelah sukses dengan originals documenter series pendahulunya, kali ini Vision+ menghadirkan lagi originals dengan format docuseries dengan tema kuliner.

Ga kebayag dah cerita-cerita dari china town nya Jakarta terangkat ke sebuah film documenter yang akan ditayangkan di Vision+. Originals Series ini berhasil menggali cerita-cerita inspiratif dari para pemilik restoran selama menjalani bisnis dan kehidupan mereka yang belum pernah diceritakan kepada orang luar.

Film documenter ini diangkat oleh vision+ bekerja sama dengan production house Lifelike Pictures dan membawa nama Sheila Timothy dan Zack Lee sebagai sutradara. Origial Series Vision+ ini menjadi debut bagi Sheila Timothy dan Zack Lee dalam hal penyutradaraan. 

Zack Lee akan langsung berperan sebagai pembawa acara bersama Tirta Lie yang merupakan seorang pakar kuliner Indonesia. Series pertama Vision+ yang mengambil tema kuliner ini juga melibatkan nama pakar kuliner lainnya seperti William Wongso dan Pakumala Joehana selaku narasumber.

Bakalan asik banget kan nonton documenter film ini yang dipandu sama pakar kuliner. Saya paling tertarik dengan documenter dari film-film tentang kuliner ini. Merasakan gimana para pakar mengulik dan owner bercerita tentang usaha makanan yang sudah berpuluh-tahun jualan.

Dalam film documenter ini akan ada 7 kuliner legendaris yang akan dikulik dalam film ini yaitu :

1. Siauw A Tjiap, 

2. Lomie Amen Pinangsia, 

3. Bakmie Acang, 

4. Bakmie Encim Anggur, 

5. Kwetiau Sapi 78, 

6. Nasi Ayam Hainam Apollo,

7. Ketupat Cap Go Meh, 

serta ada beberapa restoran tambahan seperti Siomay Oma Leni, Bakmi Kucai, dan Kari Lam.  Wah kan banyak banget neh yang akan diulas dalam film documenter ini ya guys. Kalo saya sih nunggu ulasan kwetiau sapi 78 sama ketupat cap go meh neh.

Karie Lam



“Once Upon a Time in Chinatown adalah sebuah berkat, Kami dipertemukan dengan banyak sekali narasumber yang begitu menarik. Ide awal yang hanya ingin mengangkat budaya dan kuliner akhirnya berkembang menjadi suatu karya yang sangat hangat dan penuh inspirasi. Ditambah dengan visual, music dan sound design yang sangat cantik. Suatu karya documenter series yg menjadi  kebanggaan bagi semua yang terlibat. Bersyukur saya bisa berpartner dengan Zack Lee dan dipertemukan dengan Tirta Lie. Tidak sabar ingin berbagi kehangatan ini dengan semua penonton,” ucap Shiela Timothy, Sutradara Once Upon a Time in Chinatown.

Oh iya nanti juga akan edisi khusus yang akan membahas budaya di balik kuliner tionghoa. Nantinya aka nada  Sheila Timothy, Zack Lee, Tirta Lie, Lukman Sardi dan pakar kuliner serta tentang proses pembuatannya seperti apa. Episode khusus ini akan dirilis seminggu sebelum seriesnya rilis di platform Vision+, tepatnya pada 1 Oktober 2021 sebagai pengantar untuk memberi gambaran dari Vision+ originals Once Upon a Time in Chinatown.



Ahh pasti akan ditunggu banget ini film documenter ini yak guys. Tepat sebelum rilis nanti akan ada Instagram Photo Competition yang dibalut dengan program corporate social responsibility (CSR). Kompetisi bertujuan untuk penggalangan dana dimana dana yang terkumpul akan digunakan untuk aksi sosial yang melibatkan restoran-restoran yang terlibat di Once Upon a Time in Chinatown. Info detail terkait kompetisi ini akan umumkan lewat Instagram Vision+ @visionplusid pada tanggal rilis episode perdana, yaitu 11 Oktober 2021.

Jadi sudah siap menonton film documenter ini dan menikmati sensasi blusukan di china townnya Jakarta?? Kuy download Vision+ di gawai kalian semua..



February 14, 2020

(Review Film) Toko Barang Mantan : Siap Tayang 20.2.20

Mantan??
Kalau denger kata ini apa yang dipikirin sih? Pasti banyak kaaan.. Apalagi kenangan bersama dia. Mantan menjadi pasangan nikah mah apalagi seneng banget mah kita. Hidup makin semangat dan berwarna deh kalau memang orang yang kita impikan menjadi pasangan kita.

Eit tapi pasti sang mantan selain kenangan juga ada barang pemberian darinya kan? Kalau kalian masih disimpen ga? Bang Doel masih menyimpan kok beberapa. Abis sayang kalau dijual lagi. Kaya baju atau jam tangan yang masih disimpen sama saya.

Barang dari mantan juga bisa dijual loh eh beneran bisa dijual? Bisalah apalagi yang berniali jual tinggi dan ada kisah historis yang bisa kita dengarkan. Nah dari hal ini Tristan akhirnya membuka “Toko Barang Mantan”. Tristan (Reza Rahardian) yang merasa bahwa bangku kuliah bukan masa depannya lagi, mulai berbisnis kecil-kecilan dengan membuka Toko Barang Mantan. Toko tersebut merupakan sebuah toko jual-beli barang mantan bagi orang yang ingin move on dari mantannya. Sebagai pendirinya, Tristan rela meninggalkan kuliahnya untuk fokus mengembangkan toko ini bersama sahabatnya, Amel (Dea Panendra) dan Rio (Iedil Putra).

Yes toko ini ada di Film terbaru dari produksi MNC Pictures yang tayang di awal tahun 2020 ini. film ini di bintangin Reza Rahadian sebagai Tristan, Marsha Timothy sebagai Laras, Iedil Putra sebagai Rio, Dea Panendra sebagai Amel. Roy Marten, Widi Mulia, Fendy Chow dan Stella Cornelia. Toko Barang Mantan adalah sebuah film komedi romansa Indonesia tahun 2020 yang disutradarai oleh Viva Westi, ditulis oleh Titien Wattimena

Fim ini sangat mudah dicerna dan bercerita tentang keseharian kita. Apalagi sebagai cowok-cowok yang tak berani memberikan kepastian kepada pasangannya. Sehingga para cewek galau dan maju mundur dalam menjalani cinta sama pasangannya ini. seperti Tristan dan Laras yang harus merasakan hal seperti ini. Tristan yang belum move on dengan laras. Sedangkan laras yang terus berusaha melepas dari bayang-bayang Tristan.

Setelah berhasil dengan film ber-genre komedi dalam film Koki-Koki Cilik 2, Viva Westi kembali menunjukkan kemampuannya lewat film ini. Walaupun ini kali pertamanya dalam menggarap film dengan genre komedi romantis, film ini tak boleh diragukan kualitasnya. Viva Westi mengerti bagaimana cara menggabungkan adegan yang emosional dengan lelucon ringan yang akan bikin kamu tertawa.  

Selain itu film ini juga pertama kalinya reza rahardian beradu peran dengan marsha timothy. Wah saya juga baru ngeh kalau reza baru pertama kali bermain sama marsha. Tapi walaupun baru pertama kali menurut saya sangat apik duet mereka di film ini. Memang beda ya pembawaan yang menghayati banget dari keduanya.

Reza juga disini berperan sebagai orang berambut panjang. Fyi aja saya kira awalnya itu adalah ekstension hair eh ternyata itu adalah wig. Reza merasa tak bermasalah dengan bermain memakai wig apalagi dia sudah mendalami peran ini. yeay dalam konfrensi pers reza mengatakan “ saya belajar dari teman yang rambutnya gondrong, bagaimana perilaku dan cara sikap orang memiliki rambut panjang. Makanya ada sedikit kesan sangat natural dalam perannya”

Jadi gimana sudah siap menjual barang mantan kalian? Jangan lupa saksikan di bioskop kesayangan kalian di 20.2.20 nanti. Film toko barang mantan akan launching serentak di bioskop-bioskop terdekat. 

February 6, 2020

Nikah Yuk Film yang Mengangkat Tema Keseharian

Nikah yuk?
Eh gimana? Gimana rasanya ketika ada orang yang ngajakin nikah? Kalau single kaya bang Doel duh langsung bilang iya. Eh maklum jomblo belum menikah jadi kalau ada yang ajak nikah mah siap-siap aja, apalagi kalau sudah mapan duh rasanya mah HAYOin ajaa dah.

Tapi saya tidak cerita tentang diri saya aja kok. Melainkan ini adalah sebuah film baru yang akan tayang dibulan februari nanti. Yeah film bergenre drama ini produksi dari Lens Cinema yang dibintangi oleh Yuki Kato  sebagai Lia dan Michael Darwin menjadi Arya.

Film ini disutrdarai oleh Adhe Dharmastriya dan juga diproduseri olehnya bersama Dwi Akraniza Aprilia, dan Andri Cahyadi ini, mengambil lokasi syuting di Indonesia dan Jepang. Adhe selaku produser dan sutradara mengungkapkan Nikah Yuk! adalah sebuah film yang ceritanya sangat dekat dengan kehidupan kita sehari — hari.

“Film ini bicara tentang persoalan yang sedang dialami oleh banyak anak mud  tentang jodoh, pernikahan, cinta hingga hubungan dengan orang tua”, ungkap Adhe

Iya donk film ini menceritakan Arya yang mulai galau karena permintaan orangtuanya yang ingin nimang cucu. Orang tua Arya yaitu Om roy marten bersama Ivanka Suwandi mulai mewanti-wanti anaknya jangan sampai mengikuti pengalaman ortunya yang telat nikah.

Pada suatu ketika Arya yang seorang fotografer dapat kerjaan untuk foto preweding di sebuah sekolah dan saat itu juga ada Lia yang komikus juga sama minta dibuatin sketsa oleh kliennya. Akhirnya kedua ini saling bertegur sapa dan ternyata mereka teman satu SD.

Walau banyak adegan romantic dan seru disetiap filmnya tidak juga ketinggalan beberapa bumbu komedi yang tak ketinggalan. Apalagi yuki kato membuat film ini menjadi tidak terlalu drama banget. Akan banyak cerita lucu di film ini.
Film ini juga mengambil dua tempat yaitu di Indonesia dan Jepang. Kenapa ada jepang? Karena jepang merupakan salah satu mimpi Lia dan terwujud oleh arya. 

Saat press conference sang sutradara mengatakan “Kami mengemas ke dalam genre romantic comedy, di mana kita bisa terharu, baper, sedih, dan tertawa saat nanti menyaksikan film ini. Walaupun ringan, kita akan ada muatan atau pesan yang tergambar dalam film ini," kata Adhe Dharmastriya 

"Jatuh cinta itu biasa. Menikah itu luar biasa. Menikah itu bisa dibilang puncak dalam hubungan asmara, maka itu kita mencoba menangkap momen tersebut ke dalam film," timpal Dwi Akraniza 
Aprilia selaku produser Nikah Yuk dari Lens Cinema.

Film ini juga merupakan sebuah film pertama dari Lens Cinema. Lens Cinema didirikan oleh Adhe Dharmastriya, Dwi Akraniza Aprilia dan Andri Cahyadi pada tahun 2018. Nikah Yuk! Merupakan film pertama produksi Lens Cinema. Lens Cinema bertujuan untuk memproduksi film-film yang 
menghibur dan mengangkat kisah-kisah yang dekat dengan kehidupan di sekitar kita.

Rangkaian promo film Nlkah Yuk! akan berlanjut dengan mengadakan Special Screening di beberapa kota seperti, Bekasi, Tangerang, Bandung, hingga Makassar. Tiket pembelian Special Screening bisa didapatkan langsung di website CGV Indonesia dan Cinema XXI.

Jadi gimana siap menonton film nikah yuk?? Siap siap akan tayang nanti tanggal 6 desember di bioskop-bioskop terdekat

September 19, 2019

Reunian Yuk di Film Bebas

Pernah tidak ada suatu film yang bikin kamu merasa kembali saat sekolah? Ada beberapa film sih yang Bang Doel nonton membuat ingat kembali ke masa lalu. Salah satu film yang membuat inget sekolah yaitu film yang Bang Doeln nonton kemarin yaitu Film Bebas. 

Film Bebas yang disutradai oleh Riri Reza dan penulis scenario Mira Lesmana, ini memang membuat kita ingat ke masa lalu saat sekolah. Kesan yang dibuat memang mengambil cerita anak SMA yang membuat geng dengan teman-temannya. Film ini juga merupakan film adaptasi dari film Sunny dari Korea.

Film ini bercerita tentang reunian geng semasa SMA yang terdiri dari Kris ((Susan Bachtiar), Vinna ( Marsha Timothy), Jonathan (Baim Wong), Gina (Widi Mulya), Jessica (indi Barend) dan suci. Ke 6 orang ini membuat geng yang namanya Bebas. Dari Geng sejak SMA ini mereka sangat kompak, namun akhirnya harus berpisah karena satu hal. Setelah berpisah mereka tak pernah bertemu dan akhirnya setelah 23 tahun , Vinna dan Kris bertemu di RS, saat itu Kris sedang di rawat karena sakit.

Film ini akan membuat kita kepada Sebuah kisah unik, lucu, dan mengharukan yang menggambarkan dua masa dalam satu film. Film BEBAS yang bertabur bintang ini akan membawa kita padanostalgia kisah cinta, patah hati, dan pertemanan yang abadi. Ya benar film ini juga menampilkan scene saat dimana awal Geng Bebas terbentuk hingga mereka pisah. Scene saat remaja para pemain ini di perankan Ada Kris (Sheryl Sheinafia) sang pemimpin, Jessica (Agatha Pricilla) yang menggemaskan, Gina (Zulfa Maharani) yang paling bersemangat, Suci (Lutesha) yang cantik dan misterius, serta Jojo (Baskara Mahendra) satu-satunya cowok dalam pertemanan mereka.

Awalnya saya saat nonton film ini taka da ekspetasi yang berlebihan. Mungkin khas dengan gaya film Mira Lesmana yang ceritanya kaya AADC. Ya memang ada beberapa scene mirip dengan AADC namun karakter yang dibuat sangat berbeda. Film ini berbalut drama komedi, yeah film ini membuat kita terbahak-terbahak saat menonton. Jadi bikin tidak bosen saat menonton film ini.

Alur cerita Film BEBAS diiringi oleh lagu-lagu yang hits dari era '90-an, dan beberapa dari era '80-an. “Sayamembutuhkan waktu yang cukup lama untuk menentukan lagu-lagu yang ada dalam film ini. Begitu jugadengan nama karakter utama pendorong cerita, yaitu Vina dan Kris,” ujar Mira Lesmana, yang juga penulisskenario Film BEBAS. “Nama-nama karakter dan lagu-lagu dalam film ini adalah penanda era yang kami pilihdalam cerita. Saya dan Riri akhirnya sepakat menggunakan 10 lagu nostalgia dari era ’80-an dan ’90-an dalamcerita film BEBAS. Yes saya pun saat menonton film ini sempat ikutan sedikit bersenandung. Lirik-lirik lagu tahun 90an membuat kita serasa ingin bernyanyi


Film mengambil dari latar tahun 95. “saat itu Indonesia dalam masa naik ekonominya, walau pada tahun 98 terjadi krisis. Namun saat tahun 95 memang lagi masa-masa menikmati hidup yang nyaman” ujar Mira Lesmana. Selain itu memang cerita ini sedikit berbeda dari film sunny yang mengangkat saat demontrasi di korea, di scene film Bebas di ganti dengan scene tawuran.

Jadi gimana sudah siap reunian di bioksop sambil nonton Film bebas?? Yuk skuy nonton film ini saat tayang di tanggal 3 Oktober 2019 nanti.




August 3, 2019

Film Mahasiswi Baru : Ketika Oma-Oma Kuliah Lagi


Film apa yang seru ya buat dinonton agustus ini. Banyak film yang komedi mungkin pas ya buat asik di tonton untuk saya. Apalagi film Indonesia yang biasanya lawakannya lucu-lucu. Nah saya mau rekomendasikan salah satu film yang akan tayang 8 agustus 2019 nanti yaitu Mahasisswi Baru.

Film ini menampilkan banyak artis ternama yang main. Kolaborasi antara senior dan junior pun juga disuguhkan dalam film ini. Ya pemain senior yang main ada oma Widyawati dan Slamet Rahardjo yang bermain apik berkolaborasi dengan Morgan Oey, Mikha Tambayong, Umay Shahab dan Sonya Aulia.

Film ini bercerita tentang Lastri (Widyawati) yang kembali harus masuk kampus lagi Karena suatu hal. Film ini Oma Widyawati menjadi mahasiswi Institut Cyber Indonesia. Oma yang umurnya sudah tua ini harus jadi mahasiswa dan bertemu dengan mahasiswa-mahasiswa yang umurnya jauh dibawah oma. Ada Danny (Morgan oey), Sarah (Mikha Tambayong), Reva (Sonya Alyssa) dan Erfan (Umay Shahab) yang menjadi teman dan sekaligus bikin geng dengan oma widyawati ini

Film yang bergenre komedi ini mengangkat cerita di sekitaran kampus dan mahasiswa banget ala milenial. Latar kampuspun berada di kota pendidikan yaitu Jogjakarta. Selain itu penampilan dekan Slamet Rahardjo yang serius di film ini.

Film ini memiliki alur yang baik dan membawa saya yang nonton film ini merasakan kekonyolan cerita dalam film ini. Lihat saja tingkah Danny (Morgan Oey) yang diluar karatker dia main film yang membuat penonton tertawa terus. Apalagi dengan celutkan Erfan (Umay Shahab) yang suka konyol. Aduk acting pemain senior dan junior ini sangat apik terlihat tak ada canggung antara lastri dan gengnya ini.

Film tidak hanya komedi saja tapi memang sarat pesan yang bisa kita dapatkan dari film ini. Dimana dilihat bahwa Lastri yang sudah tua pun masih mau menimba ilmu dan mengejar impiannya. Oma Widyawati merasa menemukan hal yang baru dalam bermain acting disini. Karena jarang banget memerankan menjadi sikap anak muda walaupun dirinya menjadi tua didalam film ini.

Oh iya selain pemain itu ada Izur Muhtar dan Karina Suwandi yang berperan sebagai suami istri dan anak dari Oma Widyawati ini. Terlihat jelas betapa ribetnya Karina Suwandi mengatur Oma widyawati di film ini. Ya bayangin aja Lastri yang sebagai ibunya harus kuliah lagi dan bertingkah seperti anak muda dan mempunyai geng seumuran anaknya.

Film yang disutradai oleh Monti Tiwa ini mungkin dari awal akan terlihat biasa saja. Karena orang melihat mahasiswi baru yang kuliah dan dengan cerita tentang seharian kampus. Namun saat saya nonton film ini kaget dengan alur cerita yang dibuat. Mulai dari acting oma Widyawati yang lincah dan enerjik dalam film ini. Lalu gaya Morgan Oey yang biasa main film serius disini harus menjadi orang yang tiap hari jadi vlogger dan bahasa anak muda.

Bagi temen-temen yang masih kuliah atau mau kuliah nonton deh film ini. Karena tadi ada sebuah cerita tentang perjuangan dan impian yang dilakukan oleh Lastri untuk kuliah. Film ini juga bisa ditonton oleh keluarga baik ortu kita. Dilihat dari konflik keluarga izur muhtar bersama karina suwandi yang harus “mengurus” orang tua yang bertingkah seperti anaknya.

Jadi gimana siap nontont mahasiswa baru? Yuk cus ke bioskop nanti tanggal 8 agustus 2019 yaaa

January 12, 2019

Kembalinya Para "Preman Pensiun"

Pernah tidak saat nonton film bioskop yang diambil dari sebuah sinetron di TV tapi tidak nyambung? Kadang pengharapan orang yang menjadi penonton setia di TV malah kecewa. Tapi tidak untuk film yang satu ini. Yups film Preman Pensiun, film yang diangkat dari sinetron ini alur ceritanya masih nyambung.

Masih terbayangkan aksi kocak Kang Mus (Epy Kusnandar), Kang Murad (Denny Firdaus), dan Kang Firmawan Fitriah (Ica Naga) yang beradu akting dan membuat perut sakit menahan tawa. Mereka akhirnya kembali ke layar lebar dengan formasi yang hampir sama dengan sinetronnya.

Film yang mengambil latar di Bandung ini menceritakan tentang kembalinya para preman yang dahulu dibentuk oleh Kang Bahar (Alm. Didi Petet). Kumpulan preman yang dulu menguasai kota Bandung ini bubar 3 tahun lalu dan menjalani kehidupannya masing-masing. Namun akhirnya mereka kembali bertemu karena ada satu peristiwa di kota ini.

Para preman-preman ini sebenarnya sudah pada kembali ke dunia seperti biasa. Kang Mus yang menekuni usaha kecimpring, Kang Gobang yang ternak lele, Dikdik yang jualan jaket dan masih banyak lagi para preman yang mulai kerja yang baik-baik. Awal cerita juga ada hal yang mengejutkan saat Dayat adiknya Kang Gobang habis dipukulin.

Hal itulah yang membuat Kang Gobang balik ke Bandung setelah sebelumnya pulang ke kampungnya. Kang Gobang menelusuri siapa yang memukulin adik iparnya ini. Bertemu dengan kawan-kawan lama untuk mencari info tentang apa yang terjadi pada Dayat.

Tak ketinggalan pula para keluarga Kang Bahar yang pulang ke rumah lamanya untuk 1000 hari Kang Bahar. Teh Kinanti (Tya Arifin) yang dekat dengan Kang Mus menghubungi Kang Mus untuk membantu persiapan 1000 hari Kang Bahar. Bahkan saat keluarga Kang Bahar berbelanja juga masih di jaga oleh Murad dan Pipit.

Film ini tidak terlalu merubah sinetronnya yang tayang pada 2015 lalu. Pemain-pemainnya pun masih sama semua. Namun ada beberapa pemain yang tidak ikut, seperti Kang Komar, Komplotan Pencopet dan Kang Jamal musuh bebuyutan Kang Mus. Namun tidak mengurangi kekocakkan film ini, apalagi dengan duet Murad dan Pipit yang bikin kita tertawa terus.

Cerita dari keluarga Kang Mus juga bikin ketawa seru. Apalagi si neng yang sudah dewasa dan punya pacar. Pacarnya ini anak kuliahan dan Kang Mus was-was dengan neng. Hingga akhirnya dipantau oleh Murad dan Pipit. Namun ternyata terjadi salah paham hingga pacar si neng mutusin. Eh malah akhirnya balikkan lagi.

Film ini beneran lucu banget. Ada juga pesan moral yang bisa di dapat dari cerita dari film ini. Apalagi kata Aris Nugraha yang menulis scenario ini “ scenario ini hanya dibuat selama 14 hari dan endingnya juga baru selesai saat film sudah mulai syuting”. 

Puncak dari cerita film Preman Pensiun ini saat para preman kembali berkumpul dan mengetahui siapa yang mukulin Dayat. Akhirnya mereka bergabung dan menyerang orang-orang yang memukulin ini. Saat di Interogasi ternyata Dayat sendiri punya utang dan orang yang ngutangin ini meminta bantuan dari preman-preman ini. Dan yang menyuruh ini ternyata adalah teman dari geng Kang Mus ini.

Siapakah dia? Nonton aja dah filmnya di Bioskop buat tanggal 17 januari n2019 nanti. Nostalgia tentang film Preman Pensiun. Film ini endingnya memang tak ketebak, saya aja yang nonton pas press screening kaget dengan akhir dari film ini.

Yuk aaah nonton film ini dan kepoin thrillernya



December 5, 2018

Mimpi Anak Nelayan di Impian 1000 Pulau

Apa mimpimu kawan? Kalau mimpiku sih menyempurnakan mimpi yang ada #eh. Kagak gitu juga sih, nah gimana rasanya kalau mimpi-mimpimu kadang harus patah? Apa harus mengejarnya atau hanya diam saja?

Mimpi memang bisa membuat kita menambah semangat. Banyak mimpi-mimpi anak muda yang ingin berkembang. Namun terkadang mimpi itu harus patah, apalagi dengan anak-anak muda yang tinggal di daerah-daerah tertinggal. Kadang mimpi itu harus di kubur dalam-dalam.

Bicara tentang mimpi kemarin saya nonton sebuah film yang bercerita tentang ini. Film tentang anak muda yang mempunyai mimpi menjadi pembuat film. Film yang berlatar anak muda nelayan yang bersama teman-temanya ingin membangun kembali daerahnya.

Film ini bercerita tentang Galang dan teman-temannya yang hidup di Pulau Seribu Jakarta. Galang dan teman-temannya ini mempunyai banyak mimpi namun mereka ada keterbatasan. Keterbatasan mereka karena orang tua ingin anaknya mengikuti jejak orang tua. Ada yang menyuruh kembali menjadi nelayan atau sekedar menjaga usaha.

Galang dan teman-temannya membangun sebuah komunitas yang suka menonton film. Namun komunitas ini banyak ditentang oleh orang-orang tua yang mengikuti komunitas. Tapi mereka sangat gigih dalam berjuang di komunitasnya.

Galang sendiri yang seorang anak nelayan juga sangat peduli dengan lingkunggannya. Namun bapaknya tidak peduli lingkunggan. Beliau menangkap dengan jaring yang dilarang. Bahkan pada akhirnya harus ditangkap oleh polhut yang berjaga.

Film yang dibuat secara gotong royong dengan gabungan dari beberapa komunitas dan dana dari berbagai lini ini memang wajib ditonton. FILM IMPIAN 1000 PULAU ini didukung oleh UNESCO Hongkong, BCA, Transjakarta, Traveloka, PT Protelindo, Indonesia Re, DULUX dari AkzoNobel, Ranch Market, ITX, LSPR, IPMI, OJK KR I Jakarta Banten, Jamkrida, bersepakat untuk mengajak seluruh pihak lainnya baik secara personal, komunitas maupun perusahaan untuk bersama kita sukseskan #1ticket1mangrove dalam mencapai rekor Nasional maupun Dunia sebagai Prestasi Kerja Bersama untuk INDONESIA.

Oh iya film ini di inisiasi oleh gerakan 1000. Dimana dalam gerakan ini pada nantinya kita yang menonton film ini akan dapat 1 buah mangrove untuk ditanam serta dapat membantu UKM di pulau seribu. Dalam proses pembuatannya FILM IMPIAN 1000 PULAU telah mampu mensinergikan 4 pilar bangsa : Pemerintah, Komunitas, Pelaku Usaha dan Akademisi untuk membuktikan kekuatan dari arti kata “Gotong Royong”, menggunakan sistem inkubasi kreatif terintegrasi sehingga membawa dampak pada munculnya kelompok masyarakat Ekonomi Kreatif berbasis Eco-wisata secara berkesinambungan

Pada 2 Oktober 2018, Kembali dilakukan penandatangan Deklarasi kesepakatan dengan Para Pihak lainnya untuk mensukseskan PRESALE #1ticket1mangrove, antara lain diwakilkan oleh President Lions Club Jakarta Monas (LCJM) Kalingga, sehingga dapat terlaksananya NOBAR pada hari ini secara official Lions Club menyatakan dukungannya dengan hadirnya PIC Aruna Oswal from sebagai Board of Trustees Lion Club International Foundation, didampingi oleh para PCC dan DG serta Presiden Lions Club untuk kemudian tetap akan melanjutkan dengan giat NOBAR LIONS CLUB lainnya yang bekerjasama dengan para Blogger yang tergabung dalam Blogger Crony, diseluruh wilayah DKI Jakarta serta 9 Wilayah Indonesia lainnya, untuk bersama kita membangun Indonesia menuju Indonesia Hebat sebagai prestasi kerja bersama


Jadi gengs siap menonton bareng film yang sarat makna ini? Yuk ah kepoin aja di www.gerakan1000.com untuk mengetahui film ini akan disiarkan dimana dan tiket presalenya. Di jamin deh kagak nyesel nonton film ini


November 21, 2018

Nano : Animasi Karya Anak Bangsa Dari BBPLK Bekasi

Siapa yang suka nonton anime disini? Pasti suka dong, saya sendiri suka banget nonton anime mulai dari yang lucu hingga yang bikin pusing. Tapi ada tidak sih film animasi karya anak bangsa? Oh tentu banyak donk animasi karya anak bangsa. Anime ini tidak kalah dari anime dari luar negeri. 
Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force
Peluncuran Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force

Animasi karya anak bangsa di Indonesia itu banyak. Mulai dari adit jarwo hingga yang baru kemarin diputar yaitu Nano Millenial Force. Film ini dibuat oleh 32 anak bangsa yang keren-keren dari Balai Besar Pelatihan Kerja (BBPLK) Bekasi. . Mereka terdiri dari anak-anak muda yang berasal dari berbagai daerah, diantaranya : Jabodetabek, peserta terjauh dari Aceh. 
Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force
Orang-orang dibalik Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force

Nano Millennial Force ini, merupakan karya anak bangsa yang bercerita tentang 3 orang sahabat yaitu Nano, Yoko dan Aris. Mereka adalah peserta magang dari BBPLK yang sedang mengadakan perjalanan ke Jepang. Saat disana mereka tersesat di kuil Kuil Kiyomizu dera di Kyoto. Bangunan yang masuk dalam Warisan Dunia UNESCO ini merupakan bangunan kayu tertua. Menyimpan banyak misteri, sehingga mereka tersesat.

Dalam ketersesatan, mereka menemukan banyak sekali kendala dan halangan. Namun mereka juga bertemu Hanida sebagai pengayom yang nantinya akan mengajarkan mereka. Petualangan ini memberikan makna yang besar bagi tiga sekawan ini. Pada nantinya mereka akan mendapatkan apa yang mereka raih.

Pembuatan animasi karya anak bangsa ini dikerjakan oleh para siswa di BBPLK. Para siswa ini diajarkan berbagai macam materi untuk animasi dan semuanya gratis loh. Di sini para siswa diajarkan pelatihan Movie Animator antara lain 3D Modelling, 3D Animate, 3D Rigging, Editing & VFX, Storyboarding, Character Design, dan Teaching Factory.

Yupz BBPLK Bekasi ini yang mempunyai luas25.30m x 12 m : 303M2 ini mempunyai berbagai macam ruangan seperti 

a. Ruang Teater adalah ruang ditampilkannya pertunjukkan film hasil karya siswa animasi 

b. Ruang Motion Capture adalah Ruang untuk proses merekam digital dari garak gerik actor yang sudah diberi sensor pada tiap titik acuan yang diinfomasikan ke sebuah system computer khusus menjadi suatu animasi karakter

c. Ruang Dubbing & Editing adalah ruang untuk melakukan proses mengisi suara pada suatu tayanngan video dalam sebuah film dengan karakter suara tertentu dan juga ruang untuk melakukan proses editing

d. Ruang Produksi adalah ruang untuk membuat produksi film animasi

e. Ruang Bermain

f. pantry

ruangan dari Creative room merupakan ruangan yang difungsikan untuk :

a. Memproduksi film animasi

b. Menuangkan imajinasi-imajinasi yang kreatif dan inovatif

c. Melaksanakan pelatihan dalam situasi yang lebih menyenangkan dan nyaman

d. Mengekspresikan ide-ide untuk membuat karya animasi yang dapat dipublikasikan dan bernilai jual

Menurut Menaker Hanif Dakhiri saat meluncurkan animasi dan creative room ini menyampaikan “ Animasi merupakan salah satu industri yang berkontribusi besar pada PDB nasional. Industri animasi saat ini banyak diminati oleh kalangan muda terutama mereka yang memiliki bakat dan minat di bidang industri ini. Geliat industri animasi di tanah air terus menguat. Hal ini dilihat dari semakin banyaknya karya anak bangsa di bidang animasi baik untuk kepentingan komersial, sosial maupun pribadi”
Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force
Pak Menteri Saat Membuka creative room
dan peluncuran Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force

Saat ini lulusan dari anak-anak multimedia dan animasi kemampuannya belum memenuhi standar tersebut. Sehingga sebelum masuk ke dunia industry animasi harus dilatih melalui pelatihan movie animator yang kurikulumnya mengiuti standar industry. Akhir dari pelatihan ini adalah teaching factory yang merupakan implementasi dari penerapan hasil pelatihan dan digunakan sebagai portofolio bagi peserta pelatihan.
Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force
Ruangan Creative room untuk pembuatan
Animasi Karya Anak Bangsa : Nano Millenial Force

So guys berminat untuk mendaftar jadi peserta BBPLK yang meluncurkan Animasi Karya Anak Bangsa ini? Kepoin aja di https://blkbekasi.kemnaker.go.id eh yang mau nonton filmnya neh aku bagikan ya




November 14, 2018

Review Film : Suzzana Bernapas Dalam Kubur

Hai hai apa kabar?
Baik baik saja kan?

Gue mau review ah tentang film Suzanna Bernapas Dalam Kubur duuluu..
Pasti film ini yang akan kalian tunggu kan penanyanganya di bioskop-bioskop. Bayangin aja sang ratu horror yang selalu bikin kita ketakutan saat nonton filmnya. Kebetulan film tentang suzanna dibangkitkan kembali filmnya. 

Alhamdulillah gue kemarin berkesempatan mendapatkan tiket priemere film ini. Film yang udah gue tunggu dari awal thraillernya. Soalnya melihat fotonya sang pemeran utama suzzanna yaitu Luna Maya yang mirip banget. Penghidupan kembali karakter suzzanna kedalam diri Luna Maya mungkin berbeda.

Film yang disutradai oleh Anggy Umbara ini mengambil latar di tahun 70an didaerah dekat dengan pabrik. Yups Satria sang suami Suzzanna yang diperankan oleh Herjunot Ali bekerja sebagai direktur di pabrik ini

Film ini awal-awal merupakan tentang suami istri yang hidup berbahagia hingga sang istri (Suzzanna) hamil. Masa-masa bahagia akan punya anak dilalui oleh pasangan ini. Sampai pada suatu saat Satria dapat tugas keluar negeri untuk urusan kerjaanya. 

Satria harus pergi keluar negeri walau dia sudah berjanji untuk menemani istrinya selama hamil. Di lain waktu juga satria harus berurusan dengan Jonal dan beberapa karyawan yang meminta kenaikan gaji. Jonal yang meminta kenaikan gaji padahal baru beberapa bulan para karyawan naik gaji

Film ini di awal gue kira akan berisi film yang “horror” banget namun ternyata ada beberapa scene komedi. Beberapa kali saya tertawa karena tingkah tiga pembantu Suzzanna yang di perankan oleh Asri Welas (Mia), Opie Kumis (Rojali) dan Ence bagus (Tohir). Ketiga pembantu ini memberikan suasana yang tidak mencekam dalam film horror ini. 

Saat Satria pergi,  Jonal (Verdi Solaiman), Umar (Teuku Rifnu Wikana), Dudun (Alex Abbad), dan Gino (Kiki Narendra) yang kesal lantaran tidak dapat kenaikan gaji berkumpul untuk balas dendam ke satria. Mereka berencana merampok rumah Satria dan hanya mengambil mobil lalu dibagikan berempat.

Akhirnya 4 sekawan ini merampok rumah Suzzanna saat malam minggu. Pada malam itu para pembantu dan suzzanna pergi menonton layer tancap. Umar yang memberikan ide ini, karena dia ternyata ada hati dengan Suzzanna, dia juga yang awalnya menolak merampok namun mengikuti juga karena kebutuhan hidup.

Pada malam minggu yang ditunggu mereka akhirnya merampok. Mulai mengambil beberapa barang yang ada. Mereka juga mencari kunci mobil yang tidak ketemu-temu. Namun naas ternyata Suzzanna yang sudah tidak enak badan saat awal berangkat ternyata pulang duluan. Awal dia pulang hampir aja Suzzanna mau ditikam Jonal, namun tidak jadi. Sampai akhirnya Suzzanna tertidur dan para pencuri ini berniat keluar semua eh malah salah satu kawanan ini malah menyentuh piano hingga suzzanna terbangun karena dengar suara ini

Suzzanna terbangun dan turun untuk mengecek ada apa. Setelah mengecek semua dan tidak melihat ada apa-apa Suzzanna mau kembali tidur hingga dia melihat kawanan perampok ini mau kabur lewat jendela. Para perampok ini mau membungkam suzanna dan mengejar-mengejar hingga keluar rumah. Hingga akhirnya suzzanna terbunuh oleh Dudun yang tak sengaja memegang bamboo. Saat suzzanna sudah sekarat para perampok ini berdebat Panjang. Hingga akhirnya merekapun bersepakat menguburkan suzzanna. Saat suzzanna mau dikuburkan ternyata dia masih hidup dan bergerak minta tolong

Film yang diremake dari film tahun 70an yaitu Sundel Bolong ini ceritanya hampir sama namun menurut sang produser Sunil Soraya film ini gabungan dari film beranak dalam kubur dan bernapas dalam lumpur. Film ini dua-duanya merupakan film yang dibintangi oleh suzzanna. Pada awal pembuatan juga film ini sempat kebingungan mencari aktrisnya. Hingga akhirnya harus dibantu tata rias dari Rusia untuk mencoba mengcover dan menghidupkan kembali suzzanna.

Suzzanna yang sudah dikubur ternyata keesokan harinya sudah terbangun kembali di kamarnya. Namun suzzanna pun tersadar saat dia bangun dan memegang punggungya yang bolong. Film ini berlanjut dengan adegan serem Suzzanna yang menuntut balas dendam kepada para kawanan perampok.

Para perampok mulai didatangi satu persatu. Terus dihantui oleh suzzanna yang telah menjadi sundel bolong. Hingga akhirnya setelah Dudun terbunuh para perampok ini meminta bantuan dukun bernama mbah turu yang merupakan paman dari Gino. Namun ternyata jimat dari Mbah Turu ini tidak mempan terhadap suzzanna hingga ada yang kembali terbunuh dari kawanan perampok. 

Film ini menurut gue tidak terlalu menakutkan dibanding film suzzanna yang dulu. Iyalah gue nonton siang hari aja sudah takut ke WC, namun film ini malah banyak humornya walaupun tetap saat adegan Suzzanna menghantui para perampok bikin serem juga. Kalau menurut gue juga peran Luna Maya belum berasa “menakutkan”, tapi lumayan cukup para penonton cewek pada ketakutan sih.

Film ini tak berasa horror yang menakutkan karena trio pembantu suzzanna yang membikin rasa film ini berubah. Apalagi saat mereka mulai mengetahui bahwa suzzanna ini seorang hantu. Rojali yang penasaran akhirnya melakukan pengecekan dan mengajak pembantu lainnya untuk melihat. Akhirnya mereka pun tahu bahwa suzzanna merupakan hantu,

Satria yang akhirnya pulang pun tidak tahu bahwa istrinya ini sudah meninggal. Hingga pada akhirnya dia diberitahu oleh jamaah masjid tentang keanehan yang terjadi pada istrinya. Satria yang tak percaya akhirnya mendapatkan telepon dari para perampok yang memberitahu melalui telepon misterius tentang istrinya. Pada akhirnya satria mengajak istrinya mengajak ngaji untuk menghilangkan hal-hal yang negative di keluarga mereka. Namun disinilah mulai satria tak percaya hingga suzzanna kepanasan karena dibacakan ayat alquran. 

Satria pun akhirnya menemukan kuburan istrinya karena ulah telepon misterius dari perampok. Hingga para perampok memprovokasi warga untuk membakar rumah satria karena suruhan sang dukun yang mengatakan untuk menghilangkan Sundel Bolong yaitu membakar rumahnya yang dia tempati dan membunuh suaminya yang menjadi sumber kekuatannya.

Hmm udah ah nanti disangka spoiler lagi kalo nulis sampe ending cerita. Pokoknya menurut gue cobain nonton deh filmnya yang akan tayang 15 november nanti. Yang pasti film ini bikin gue kaget dan memberikan cerita yang berbeda dari orang-orang bayangkan saat mau menontonnya. Udah kuy nonton dah…

Yuks…


October 22, 2018

3 Dara 2 : Cerita Tentang Bapak Rumah Tangga

Haaii sudah lama ya Bang Doel ga cerita tentang film. Mau cerita tentang film lagi nih. Genrenya sih komedi lucu gitu. Film ini juga ada lanjutan dari sekuel pertamanya yang sukses menggebrak di tahun 2014. Hmm tau kan film apa itu?

Yes 3 Dara 2. 


Beberapa orang sudah menonton sekuel yang pertama ya? Kalau belum nonton, coba nonton dulu deh meskipun film kedua ini tidak terlalu nyambung tapi ada benang merah dari film pertama. Film 3 Dara 2 ini masih sama pemeran utamanya kecuali para istri yang berganti peran. Film ini dimainkan oleh Affandi (Tora Sudiro), Jay (Adipati Dolken), dan Richard (Tanta Ginting). Serta barisan para istri Aniek (Fanny Fabriana), Grace (Ovi Dian) dan Kasih (Rania Putri).

Awal-awal cerita saya agak skeptis dengan film ini karena trailernya menampilkan perubahan sosok Tora yang berubah menjadi wanita. Ternyata itu hanya mimpi dari Affandi yang takut akan kejadian perempuan diatas pria. Bahkan mereka sampai bertemu psikiater (rianti ) untuk menyelesaikan masalah.

Film bergenre komedi ini bagi saya layak ditonton untuk anak muda yang mau menikah. Karena film ini bercerita tentang trio suami yang suka menyepelekan pentingnya komunikasi dengan istri. Trio suami Affandy, Richard dan Jay memutuskan untuk mencari usaha tambahan. Namun naas ternyata mereka tertipu. Dalam investasi itu juga mereka tak berbicara kepada istrinya. Sehingga para istri marah saat mereka mengalami kerugian.

Selain itu di film ini ada penampilan cut mini (mertua dari affandy). Cut mini ternyata tidak terlalu suka dengan affandy yang terlalu superior terhadap anaknya aniek. Sehingga dia sering marah-marah kepada menantunya ini. Apalagi saat affandy terpaksa tinggal di rumah mertuanya karena masalah hutang.

Akhirnya 3 keluarga ini menumpang sementara di rumah eyang putri. Dalam perjalanan mereka pun harus merelakan para istri mereka bekerja untuk membantu membayar utang. Walaupun pada akhirnya para suami harus tinggal di rumah dan menjadi bapak rumah tangga.

Film 3 Dara 2 ini diproduksi oleh MNC Group dan disutradari oleh Monty Tiwa. Film ini bergenre komedi. Ya, tentunya film ini banyak adegan lucu yang bisa mengocok perut. Ingat, film 3 Dara 2 itu untuk usia dewasa. Bagaimana jika kehidupan suami dan istri bertukar. Dalam kehidupan nyata, pertukaran peran suami istri itu benar-benar ada.


Selain cerita yang berbeda, di film 3 Dara 2 ada unsur horornya, loh. Uniknya adegan horor yang tercipta adalah improvisasi dari Monty Tiwa, sang sutradara pada saat proses syuting. Kehadiran Jentu (Soleh Solihun) juga menjadi komedi di film ini menjadi lebih berwarna. Jentu disini berprofesi sebagai asisten pribadi eyang putri dan bertugas memantau kegiatan 3 keluarga ini dirumah.

Pertengahan Oktober film ini sudah dilakukan Meet and Great para pemain 3 Dara 2. Dan menghasilkan rekor MURI untuk konvoi pemain film 3 Dara 2. Bersama para pengemudi motor sebanyak 1000 perempuan. Harapannya bisa menembus angka ribuan untuk penonton, karena untuk film 3 Dara 1 saja mencapai 7000 penonton. 

So jadi siap-siap deh nonton film ini di bioskop tanggal 25 oktober 2018 nanti. Yang jomblo jangan ajak gebetan nanti baper karena akan kepikiran nikah kaya gini ya. 

Kuy nonton 3 Dara 2








August 16, 2018

Film ROMPIS : FIlm Romantis yang Lucu

Film kisah cinta anak SMA? Galau? Alay? Pasti dibenak dan pikiran kita ke arah sana apalagi film yang diangkat dari sinetron streaming. Duh pasti alay banget kaaan? Eh ada kok yang ga alay? Yakin ada gitu? Nah jangan kaget gitu donk. Saya aja kaget kok ada ya filmnya ga terlalu lebay saat diangkat ke layar lebar.

Film apa sih? Tenang-tenang bagi pembaca Cerita Bang Doel penasaran pasti. Apalagi saya sendiri orang yang males nonton sinetron type anak SMA dan terlalu picis. Oke film ini berjudul Rompis. Hah Rompis? Iya film Roman Picisan ini merupakan sebuah film yang sebelumnya sudah ada di TV lalu diangkat ke layar lebar. Eh iya film ini ternyata ada novelnya juga loh.

Jujur saat saya dapat undangan untuk nonton press screning di Mall Kota Kasablanka saya agak kaget duh film yang di sadur dari sinetron di TV. Biasanya agak lebay dalam masalah percintaan dan ceritanya. Namun di film Rompis ini saya apresiasi kepada sutradara Monty Tiwa yang berhasil merubah pandangan saya. Film ini sumpah ada romantis dan ada juga lucunya.

Film ini bercerita tentang Roman yang sudah lulus SMA dan harus ambil kuliah ke Belanda bersama Sam (Umar Shahab). Namun dengan Roman yang kuliah di luar negeri hubungan Roman denga Wulan harus menjalin hubungan jarak jauh. Hubungan mereka sebenarnya hanya sebatas teman saja sehabis lulus tapi ada hati yang saling berjanji diantara keduanya untuk saling bertukar kabar.

Oh iya Roman ini merupakan seorang penulis puisi yang hebat sehingga teman-temanya memberi nama picisan di akhir nama dia. Kisah cinta antara Roman dan Wulan yang semula berjalan lancar, mulai terganggu oleh kehadiran Meira (Beby Tsabina). Roman yang membutuhkan perbaikan nilai disalah satu mata kuliahnya dipertemukan Meira yang juga seorang Mahasiswa S2 yang dulunya merupakan jurusannya. Meira ini merupakan mahasiswa kelas akselarasi dari SMA sehingga walaupun S2 umurnya masih sama dengan Roman

Adegan demi adegan yang hampir seluruhnya diambil di Belanda ini bikin para penonton tertawa dan agak baper. Loh kok ketawa? Yak karena ada Peran Sam yang sebagai sahabat Roman yang selalu muncul memberikan celetukan-celetukan diantara kisah Roman dan Wulan. Sosok Sam yang selalu ada, sering memberi nasehat yang tidak solutif namun sukses mencairkan suasana. Setiap karakter dalam Roman Picisan dibuat real dan tidak mengada-ada juga sangat relatable dengan kehidupan ABG.

"Sebenarnya film ini menjawab apa yang terjadi di sinetron sebelumnya, dan kami menyuguhkan sesuatu yang berbeda dalam film ini. Romantic comedy yang ditawarkan cukup berbeda di film ini. Film ini wajib tonton bagi yang merasa ABG, dan ingin nostalgia dengan masa SMA." Tutur Monty Tiwa

Jadi guys yang pernah LDR sama pasangan pasti akan merasakan di film ini. Bagaimana Roman yang video call sama Wulan. Hingga Wulan yang harus berangkat ke Belanda demi mengecek kesetiaan Roman terhadap dirinya. Ada orang ketiga di kisah percintaan pasti akan membawa pengalaman para LDR mengingat masa-masa itu.

Yoklah nonton film ROMPIS. Film romantis yang ga picisan tapi penuh dengan komedi dan baper yang seger.

August 12, 2018

Si Doel The Movie : Antara Sarah Atau Zaenab

Aduh sialan, nih Si Doel anak Betawi asli
Kerjaannye sembahyang mengaji
Tapi jangan bikin die sakit hati
Die beri sekali, orang bisa mati
Anak Betawi ketinggalan zaman

Lirik di atas tidak asing bagi anak-anak tahun 90an. Dengar nyanyian ini akan sekelebat ingatan kita kembali ke tahun 90an. Scene tentang maknyak, babeh, engkong dan basuki melewati di pikiran kita. Ada yang masih ingat tayang jam berapa film ini? Eh tau kan diatas lagu dari film apa? Yes itu film si doel anak sekolahan

Pasti tahukan tentang film yang diperankan oleh rano karno ini yang melegenda pada jamannya. Film yang bercerita seorang anak betawi asli yang berjuang menjadi insinyur. Banyak lika-liku cerita dari sinetron ini. Mulai dari si Doel harus menjadi supir oplet jurusan Cinere-Gandul. Cerita kehidupan rumah tangga khas betawi ditampilkan dalam sinetronnya.

Nah setelah sukses dari sinetronnya, Si Doel akhirnya dibuat versi filmnya. Serukah? Hmm oke saya mau sedikit spoiler tentang film layar lebarnya yang saya tonton di bioskop bersama blogger crony berserta beberapa pemeran film si Doel. Ada Ahong dan Hans yang hadir dalam nonton bareng ini. Eh tau kan Ahong dan Hans itu siapa? Ehehhe pasti tau donk.

Si Doel the movie ini mengangkat latar di Belanda dan Indonesia. Eh kenapa di Belanda? Yupz ternyata ada cinta si Doel yang tertinggal di negeri ini. Siapa cinta si Doel? Seharusnya penggemar sinetron ini sudah menonton episode terakhir Doel tahun 2000an yang cerita bahwa si Doel sudah nikah dengan Sarah. Namun ternyata di dalam the movie ini ternyata Sarah meninggalkan Doel ke Belanda.

Setelah hampir 14 tahun di tinggal oleh Sarah rasa si Doel masih ada namun saat di Jakarta sudah ada pendamping yang memang lemah lembut dan jujur kalo bagi saya dia lebih cocok untuk si Doel yaitu Zaenab. Yeaah Zaenab yang menemani Doel di Indonesia setelah di tinggal oleh Sarah.

Kenapa si Doel bisa ke Belanda? Padahal dia tidak punya duit untuk kesana. Ternyata si Hans teman kampus dan sepupu sarah menyuruh si Doel untuk kesana. Niat awal memang bukan untuk ketemu Sarah namun untuk pameran Tong-Tong fair di Belanda. Namun ada niat lain juga dari Hans untuk mempertemukan Doel dengan Sarah.

Apakah si Doel ketemu Sarah? Yeaah dia akhirnya ketemu Sarah dan anaknya. Hah anak? Jangan kaget dalam cerita terakhir saat Sarah meninggalkan Doel ternyata Sarah lagi mengandung. Doel bertemu dengan anaknya yang sudah besar. Sampai disini hati Doel sangat gundah gulana. Mau mempertahankan Sarah atau Zaenab?

Yuk ah cuss nonton ke bioskop biar pada kagak penasaran. Oh iya di film ini juga hadir para pendatang baru. Selain tadi ada anak Si Doel, ada juga Anak Atun. Yupz Atun yang sempat menikah dengan Mas Karyo (alm. Basuki) mempunyai anak bernama Kartubi (Ahmad Zulhoir Mardia). Cerita ini menampilkan Maknyak (Aminah Tjendrakasih) yang sedang sakit sudah lama.

Alur cerita dari film ini memang menarik. Kita diajak menebak scene apa berikutnya dan juga bernostalgia kebelakang kembali. Lawakan Mandra selalu khas di film ini. Namun sayang Bang Mandra belom ketemu lawan melawak dan berantem yang sepadan. Pasti inget donk tentang Mandra Vs Basuki atau saat di marahin babeh yang mejadikan lawakan yang segar dah membuat terpingkal. Namun bang Mandra lah yang tetap membawa suasana rasa Betawi meskipun saat Si Doel lagi di Belanda.


So guys yuk ah nonton Si Doel The Movie di bioskop kesanyangan kamu..







Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done