Kembalinya Para "Preman Pensiun"

January 12, 2019

Pernah tidak saat nonton film bioskop yang diambil dari sebuah sinetron di TV tapi tidak nyambung? Kadang pengharapan orang yang menjadi penonton setia di TV malah kecewa. Tapi tidak untuk film yang satu ini. Yups film Preman Pensiun, film yang diangkat dari sinetron ini alur ceritanya masih nyambung.

Masih terbayangkan aksi kocak Kang Mus (Epy Kusnandar), Kang Murad (Denny Firdaus), dan Kang Firmawan Fitriah (Ica Naga) yang beradu akting dan membuat perut sakit menahan tawa. Mereka akhirnya kembali ke layar lebar dengan formasi yang hampir sama dengan sinetronnya.

Film yang mengambil latar di Bandung ini menceritakan tentang kembalinya para preman yang dahulu dibentuk oleh Kang Bahar (Alm. Didi Petet). Kumpulan preman yang dulu menguasai kota Bandung ini bubar 3 tahun lalu dan menjalani kehidupannya masing-masing. Namun akhirnya mereka kembali bertemu karena ada satu peristiwa di kota ini.

Para preman-preman ini sebenarnya sudah pada kembali ke dunia seperti biasa. Kang Mus yang menekuni usaha kecimpring, Kang Gobang yang ternak lele, Dikdik yang jualan jaket dan masih banyak lagi para preman yang mulai kerja yang baik-baik. Awal cerita juga ada hal yang mengejutkan saat Dayat adiknya Kang Gobang habis dipukulin.

Hal itulah yang membuat Kang Gobang balik ke Bandung setelah sebelumnya pulang ke kampungnya. Kang Gobang menelusuri siapa yang memukulin adik iparnya ini. Bertemu dengan kawan-kawan lama untuk mencari info tentang apa yang terjadi pada Dayat.

Tak ketinggalan pula para keluarga Kang Bahar yang pulang ke rumah lamanya untuk 1000 hari Kang Bahar. Teh Kinanti (Tya Arifin) yang dekat dengan Kang Mus menghubungi Kang Mus untuk membantu persiapan 1000 hari Kang Bahar. Bahkan saat keluarga Kang Bahar berbelanja juga masih di jaga oleh Murad dan Pipit.

Film ini tidak terlalu merubah sinetronnya yang tayang pada 2015 lalu. Pemain-pemainnya pun masih sama semua. Namun ada beberapa pemain yang tidak ikut, seperti Kang Komar, Komplotan Pencopet dan Kang Jamal musuh bebuyutan Kang Mus. Namun tidak mengurangi kekocakkan film ini, apalagi dengan duet Murad dan Pipit yang bikin kita tertawa terus.

Cerita dari keluarga Kang Mus juga bikin ketawa seru. Apalagi si neng yang sudah dewasa dan punya pacar. Pacarnya ini anak kuliahan dan Kang Mus was-was dengan neng. Hingga akhirnya dipantau oleh Murad dan Pipit. Namun ternyata terjadi salah paham hingga pacar si neng mutusin. Eh malah akhirnya balikkan lagi.

Film ini beneran lucu banget. Ada juga pesan moral yang bisa di dapat dari cerita dari film ini. Apalagi kata Aris Nugraha yang menulis scenario ini “ scenario ini hanya dibuat selama 14 hari dan endingnya juga baru selesai saat film sudah mulai syuting”. 

Puncak dari cerita film Preman Pensiun ini saat para preman kembali berkumpul dan mengetahui siapa yang mukulin Dayat. Akhirnya mereka bergabung dan menyerang orang-orang yang memukulin ini. Saat di Interogasi ternyata Dayat sendiri punya utang dan orang yang ngutangin ini meminta bantuan dari preman-preman ini. Dan yang menyuruh ini ternyata adalah teman dari geng Kang Mus ini.

Siapakah dia? Nonton aja dah filmnya di Bioskop buat tanggal 17 januari n2019 nanti. Nostalgia tentang film Preman Pensiun. Film ini endingnya memang tak ketebak, saya aja yang nonton pas press screening kaget dengan akhir dari film ini.

Yuk aaah nonton film ini dan kepoin thrillernya


You Might Also Like

0 komentar

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh