Kurangi Sampah Sedotan, 1 Kg Sampah Sedotan = 12 Gerbong Kereta Api

October 11, 2017

Memperingati Hari Terumbu Karang (World Coral Day) 8 mei kemarin gue mengikuti kegiatan Aksi Bersih Laut dan Pantai di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu bersama KFC Indonesia, Clean Divers Action dan Berbagai volunteer yang peduli tentang lingkungan laut.
 



KFC Indonesia mencanangkan gerakan pengurangan penggunaan sedotan plastic sekali pakai melalui gerakan #Nostrawmovement sebagai komitmen kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Melalui gerakan #Nostrawmovement KFC Indonesia mengajak konsumen untuk turut peduli kepada keselamatan laut dan kehidupannya dengan menolak sedotan plastic sekali pakai saat memesan minuman di restoran KFC atau dimanapun mereka menikmati minuman

Selain itu, bersama dengan Divers Clean Action, organisasi penyelam muda yang peduli terhadap masalah pencemaran dan sampah laut yang mempunyai misi mengurangi sampah di perairan Indonesia, gerakan #Nostrawmovement juga akan melakukan aksi membersihkan sampah di bawah laut dan pantai.
Aksi yang di laksanakan pada tanggal 10 mei 2017 ini melibatkan kurang lebih 60 orang yang melakukan aksi bersih pantai dan penyelaman di dasar laut untuk mengangkat sampah yang ada.



Perjalanan dimulai melalui dermaga Marina Ancol bersama-bersama menyebrang menuju pulau pramuka, kepulauan seribu. Perjalanan ini memakan waktu selama satu jam menembus laut Jakarta. Sesampai disana kita di sambut oleh perwakilan dari kabupaten kepulauan seribu bapak Giri beserta bapak Yohanes Budoyo dari Taman Nasional Kepualauan Seribu.



Bapak Giri dari kepulauan seribu menyambut baik kehadiran dari tim KFC Indonesia, Clean Divers Action dan volunteer dalam melakukan aksi bersih laut dan pantai di kepulauan seribu. Bapak Yohanes Budoyo perwakilan memberikan pernyataan bahwa sampah adalah salah satu masalah yang ada di pulau pramuka ini mereka mengajak kita yang warga yang jauh dari pulau juga membantu mengurangi masalah sampah  yang ada di pulau, pulau seribu sendiri  mempunyai tagline yaitu Hijau Pulauku, Biru Lautku, Pulau Seribu Surga Dunia.
Hendra Yuniarto, General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia menjelaskan, ”Sedotan merupakan penyumbang sampah laut terbesar kelima di dunia. Melihat fakta tersebut kami tergerak untuk mengajak konsumen untuk menolak sedotan plastik sekali pakai saat memesan minuman di restoran kami maupun di luar karena faktanya sedotan tidak dapat didaur ulang dan sebagian besar sampah sedotan hanya akan berakhir di pembuangan atau laut.” “Untuk mendukung gerakan ini, gerai-gerai KFC tidak menyediakan dispenser sedotan, dan bagi konsumen yang memang membutuhkan sedotan dapat meminta kepada kasir kami,” tambah Hendra.


Perjalanan di mulai dengan melakukan aksi susur pantai sepanjang pulau pramuka. 80 orang turun langsung bersama membersihkan pantai sepanjang pulau pramuka. Dengan bermodalkan kantong sampah yang di berikan kita mulai memunguti sampah dan dengan utama target kami yaitu sedotan plastik yang ternyata masih banyak di sepanjang pantai










Setelah  melakukan aksi susur pantai sepanjang 150M dengan membersihkan sampah dan mencari sedotan, para peserta kembali ke tempat pertemuan dan menyerahkan sampah yang ada. Setelah aksi bersih pantai para peserta melakukan kegiatan penyelaman dan snorkeling. Tim ini di bagi dua dengan kegiatan mengangkat sampah yang berada di dasar laut.
Penyelaman dan snorkeling di lakukan di sekitar pulau pramuka. Tim penyelam melakukan penyelaman sampai kedalaman 10-15 meter dan tim snorkeling menyelam di kedalaman 1-3meter. Peserta mencari sampah yang ada di dasar laut yang terhanyut di bawa arus air.



Setelah melakukan penyelaman dan snorkeling sepanjang 230M para tim akhirnya berhasil membawa sampah dari dasar laut. Sampah dari laut tersebut akhirnya di pilah menjadi beberapa kategori sampah, yaitu sampah Plastik, Botol Kaca, Sedotan dan kain.



gambar 11 penimbangan sampah
Dari hasil bersih sampah di pantai dan laut tim mendapatkan berat total sampah mencapai 81 kg, untuk kategori sampah sedotan sebanyak 1,45 KG dari total 81KG sampah yang dikumpulkan atau sepanjang 243M bila sedotan membentuk garis lurus. sebanding dengan 12 panjang gerbong kereta bila dijajarkan. Maka tidak mengherankan bahwa sampah sedotan mendapatkan peringkat 5 besar penyumbang sampah di dunia.  Swietenia Puspa Lestari, pengagas Divers Clean Action (DCA) menjelaskan, ”Data sampah diperoleh melalui metode sampling sampah dan penimbangan berdasarkan jenis sampah seperti styrofoam, plastik kemasan, plastik PET, plastik bening, plastik minuman gelas, plastik sedotan, plastik tebal, plastik kresek, plastik HDPE, plastik PP, kain tekstil, B3, kaca, kaleng, dan residu. Hasil kegiatan bersih laut ini diharapkan dapat dipergunakan oleh khalayak umum dan sebagai tolok ukur untuk mengurangi jumlah sampah di laut dan pantai Pulau Pramuka serta wilayah lainnya.






Swietenia Puspa Lestari, pengagas Divers Clean Action (DCA)
Menurut data yang dikumpulkan oleh Divers Clean Action, perkiraan pemakaian sedotan di Indonesia setiap harinya mencapai 93.244.847 batang yang berasal dari restoran, minuman kemasan dan sumber lainnya (packed straw) dimana 93.244.857 sedotan tersebut dapat disetarakan dengan 16.784KM atau sama dengan dengan jarak yang ditempuh dari Jakarta ke
Mexico City, atau jika dihitung per minggu maka pemakaian sedotan mencapai 117.449KM yang artinya setara dengan 3 kali keliling bumi. 



Laut sebagai sumber kehidupan yang harus kita jaga dari sampah-sampah yang dapat menggangu kehidupan biota laut yang ada. Hal ini tentunya sangatlah mengkhawatirkan karena sedotan plastik dapat mengganggu kehidupan ekosistem laut, seperti kasus hidung penyu yang tersangkut sedotan yang ditemukan di Costa Rica. Sedotan plastik sendiri juga terbuat dari polypropylene dan didisain untuk tahan seumur hidup sehingga butuh waktu yang sangat lama untuk dapat hancur dan terurai.





Maka dari itu Melalui gerakan #Nostrawmovement ini KFC Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran konsumen untuk lebih peduli sehingga sampah plastik terutama sedotan plastik sekali pakai akan semakin berkurang demi menyelamatkan laut dan kehidupan di dalamnya.





















You Might Also Like

1 comments

  1. Wah ka ..
    kalo ada event-event kaya gini mau dong ikutan ,
    Aku pasti bakal seneng banget jadi tim relawan snorkeling cari sampah di dasar laut.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh