Beras Analog dari Buah Lindur, Potensi Mangrove di Masa Depan - Cerita Bang Doel
News Update
Loading...

July 27, 2021

Beras Analog dari Buah Lindur, Potensi Mangrove di Masa Depan

Potensi Buah Lindur


Pernah mendengar buah lindur?

Berbicara tentang buah satu ini, saya yakin banyak yang belum tahu. Bahkan saat disebut pun sangat asing di telinga. Tapi tahukah, dari beberapa artikel yang saya baca, buah ini ternyata memiliki potensi yang menjanjikan ke depannya. 

Buah Lindur atau nama ilmiahnya Bruguria Gymnorrhiza ini merupakan salah satu jenis buah yang biasanya didapatkan dari hutan magrove yang sangat potensial untuk sumber pangan. Hal ini dikarenakan kandungan karbohidrat pada buah Lindur cukup tinggi sehingga bisa diolah menjadi bahan dasar pembuatan biskuit. Selain dijadikan bahan untuk biskuit, buah Lindur juga bisa diolah menjadi cake, dicampur dengan nasi atau dimakan langsung. 

Dari sini, kita bisa menyimpulkan jika mangrove dikelola dengan bijak akan menghasilkan sumber pangan lokal yang bisa dijual. Artinya, dari sumber pangan lokal ini tidak menutup kemungkinan menjadi sumber bisnis yang bisa digali lebih dalam sekaligus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar. 

Fungsi Menakjubkan Tentang Mangrove yang Wajib Diketahui

Mangrove adalah sebuah habitat tumbuhan yang berisi berbagai macam vegetasi. Biasanya terdiri dari avicena, api-api, lindur dan bakau. Berdasarkan data dari kementrian perikanan dan kelautan luas hutan mangrove di Indonesia sebesar 448 hektar. Potensi ini sangat luas sekali apabila bisa dimanfaatkan dengan baik untuk ke depannya. Namun saat ini mangrove di Indonesia sudah banyak kerusakan dan habitatnya tidak bagus.

Hutan Mangrove sebagai wisata

Padahal potensi mangrove di Indonesia sangat bagus bila dikembangkan. Dengan karakteristik seperti ini, hutan mangrove bisa memegang beberapa fungsi penting. Beberapa fungsi dari hutan mangrove antara lain:

1. Hutan bakau berfungsi untuk mencegah abrasi dan instrusi air laut di pesisir pantai. Hutan bakau sangat berperan sebagai habitat untuk makhluk hidup yang ada di habitat payau, seperti alga, udang dan kepiting. Selain itu perairan di sekitar hutan mangrove memiliki produktivitas yang tinggi. Yaitu dari serasah hasil dari hutan mangrove ini berfungsi untuk pakan biota yang ada disekitarnya

2. Hutan bakau juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi berupa kayu bakau yang bisa dijadikan sebagai bahan bangunan.

3. Hutan mangrove sebagai tempat tumbuhnya beberap vegetasi tanaman dapat menjadi penyerap karbon dioksida untuk mengurangi gas rumah kaca. 

4. Ekosistem hutan bakau mampu menjadi objek wisata yang menguntungkan warga sekitar.

5. Hasil dari hutan mangrove selain untuk kayu juga terdapat buah yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pangan.

Hutan Mangrove Sebagai Bahan Pangan

Kalau berbicara hutan mangrove sebagai abrasi mungkin sudah banyak orang yang membicarakannya. Tapi kalau hasi hutan mangrove untuk bahan pangan mungkin jarang dibicarakan. Tahun 2018 seorang teman saya melakukan penelitian dari hasil hutan mangrove yang digunakan sebagai bahan untuk beras analog.

Pembuatan beras analog ini bisa menjadi sebagai bentuk diversifikasi pangan untuk masyarakat Indonesia. Data dari BPS tahun 2013 Indonesia menjadi negara yang tingkat konsumsi beras tertinggi di dunia dengan rata rata konsumsi beras sebesar 139,5 kg/tahun/kapita melebihi rata-rata konsumsi beras dunia yang hanya 60 kg/tahun/kapita. Apalagi sampai saat ini lahan sawah semakin menyempit yang menyebabkan harusnya ada pengganti dari beras ini.

Dari data tersebutlah tercetus bahwa harus ada diversifikasi dari bahan beras ini. Salah satu upaya agar diversifikasi pangan tidak bertentangan dengan kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia adalah membuat produk pangan yang hampir mirip dengan beras yaitu beras analog. Beras analog/beras tiruan/beras cerdas adalah beras yang dibuat menggunakan sumberdaya lokal selain padi yang nilai karbohidratnya hampir mendekati beras padi. Maka dari itu diangkatlah beras analog dari buah lindur yang merupakan buah dari hutan mangrove.

Buah lindur ini merupakan buah yang berbentuk panjang dan biasanya terbuang percuma. Buah ini belom termanfaatkan secara optimal. Biasanya oleh masyarakat sekitar buah ini digunakan untuk obat luka, lauk pauk dan tepung. Berawal dari permasalahan inilah Taufik Hidayat membuat beras dari buah lindur.

Buah lindur sendiri menurut beliau memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi serta serat yang baik untuk pencernaan. Pembuatan buah lindur untuk beras analog ini dimulai dengan cara buah lindur dikupas kulitnya lalu dipotong kecil-kecil dan di giling hingga berbentuk tepung tepung.

Untuk pembuatan beras analog dari buah lindur ini ditambahkan pengikat bahan tambahan yaitu sagu dan kitosan. Setelah proses ini semua selesai lalu disatukan dengan cara ektrusi. Ekstrusi adalah proses pengolahan pangan yang mengombinasikan beberapa proses secara berkesinambungan antara lain pencampuran, pemasakan, pengadonan, shearing, dan pembentukan.

Setelah proses itu semua selesai maka beras analog dari buah lindur ini sudah jadi. Berdasarkan dari hasil uji lab ini beras analog dari buah lindur ini memiliki kandungan serat yang tinggi dan karbohidrat yang bagus. Sehingga beras analog ini bisa menjadi sebuah potensi pangan masa depan sebagai diversifikasi pangan

Melihat potensi dari hasi penelitian ini buah lindur yang dijadikan beras analog ini pada nantinya bisa menjadi bahan makanan yang baik karena tinggi serat, selain itu potensi buah lindur ini bisa menjadikan kita sumber penghasilan bagi UKM sekitar hutan mangrove.

Gimana temen-temen berniat mencoba beras analog ini? semoga beras ini akan tersedia dipasaran ya.


Share with your friends

Give us your opinion

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done