MENCARI PEMIMIPIN INDONESIA

July 08, 2009

Indonesia saat ini mengalami krisis pemimpin. Krisis itu adalah takdir yang tidak dapat di elakkan. Jangan pernah hal itu disesali karena dalam krisis itu kita dapat mengambil sebuah hikmah yang ada.
Pemimpin bukanlah dewa yang turun dari langit, yang tidak pernah berbuat salah. Dia hanya orang biasa yang bisa berbuat salah. Orang yang melakukan kerja-kerja besar dalam sebuah komunitas atau kelompoknya. Dia hidup dalam kebersamaan.
Pemimpin tidak memimpikan namanya di tulis dalam sejarah atau di makamkan di taman makam pahlawan namun pemimpin itu akan selalu ada dalam hati orang-orang yang pernah berjuang bersamanya.
Pemimpin Indonesia haruslah mengerti apa yang di inginkan oleh rakyatnya. Pemimpin yang selalu bisa memahami masalah rakyatnya. Pemimpin yang makan setelah rakyatnya kenyang dan tidur setelah rakyatnya terlelap.
Indonesia saat ini sangat membutuhkan pemimpin. Ingat pemimpin bukan pemimpi!!
Orang yang bisa mengambil kebijakan-kebijakan yang menguntungkan bagi rakyat. Melaksanakan kewajibanya terlebih dahulu daripada haknya. Pemimpin yang memahami bangsanya. Tidak hanya menjual mimpi yang tak pasti.
Pemimpin tak seharusnya orang yang berada di atas puncak kepeimpinan namun pemimpin adalah orang yang dapat memimpin dan dapat membawa dirinya. Bisa memahami persoalan diri dan orang lain.
Negara Indonesia adalah negara Agraris dan negara maritim, negara yang banyak mempunyai kekayaan alam. Namun Indonesia saat ini tengah terpuruk, butuh pemimpin hebat yang bisa membawa bangsa ini bangkit kembali. Butuh orang yang paham di bidang-bidangnya. Dapat memimpin di bidangnya, mengerti tentang permasalahan-permasalahan yang di hadapi bangsa ini.
Kita cukup miris melihat pemimpin-pemimpin saat ini. Pemimpin yang tidak tahu mau di bawa kemana bangsa ini. Pemimpin yang hanya menjual mimpi-mimpi tak pasti kepada rakyat. Hanya bisa mengandalkan tampang atau kekayaan. Pemimpin yang tidak tahu malu dengan seenaknya menindas rakyat dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sangat membuat rakyat susah.
Indonesia sebagai negara agraris namun saat ini masih aja selalu mengimport bahan-bahan pertanian. Bahan pangan masih mahal dan harga-harga semakin tinggi. Indonesia sedang krisis. Krisis multidimensi, krisis kepemimpinan bahkan sampai ke krisis moral.
Sebagai negara maritim Indonesia saat ini cukup memprihatinkan. Negara yang mempunyai banyak pulau, negara yang 70% adalah laut tapi masih banyak nelayan yang kekurangan penghasilan. Hampir seluruh hasil laut indonesia di eksport ke luar negeri, ikan-ikan di jarah oleh nelayan asing. Padahal dalam hasil perairan Indonesia harusnya menduduki peringkat 5 besar potensi perairan namun sampai saat ini 10 besar pun tak sampai.
Pendidikan bangsa ini harusnya juga di utamakan oleh para pemimpin. Hampir 30% penduduk indonesia putus sekolah. Pendidikan di indonesia sangat terpuruk dahulu dari negara tetangga banyak yang mengirimkan mahasiswa-mahasiswanya untuk belajar ke Indonesia namun sekarang malah ke balikkan para pemuda memimpikan belajar ke luar negeri. Apakah bangsa ini akan terus begini??? Pendidikan tidak merata,. biaya sekolah tinggi, dan perlengkapan sekolah kurang memadai
Negara ini telah merdeka 63 tahun, sudah banyak pemimpin yang berganti memimpin bangsa ini. Dari zaman soekarno yang mulai membangun kembali indonesia setelah masa penjajahan sampai saat ini presiden susilo bambang yudhoyono yang mencoba keluar dari krisis. Indonesia masih butuh pemimpin-pemipin yang bisa membangunkan kembali kejayaan indonesia. Membangunkan ’ macan Asia’ yang tertidur pulas.
Pemimpin yang bisa memberikan rasa tenang kepada rakyatnya, pemimpin yang dapat menghilangkan rasa haus rakyatnya, pemimpin yang tegas kepada rakyatnya. Pemimpin tidak harus bisa melakukan semua pekerjaan yang di amanahkan kepadanya tapi orang yang bisa memberikan kebijakan-kebijakan atau tugas kepada komunitas atau kelompoknya.
Indonesia butuh pemimpin yang bisa mengeluarkan dari krisis yang menimpa bangsa ini. Bisa membuat sebuah kebijakan-kebijakan dalam pemerintahan yang menguntungkan rakyat. Memahami apa yang di mau rakyatnya. Pemimpin yang mempunyai kelompok atau komunitas dengan orang-orang yang memahami permasalahan bangsa.
Indonesia tidak butuh orang-orang besar yang hanya menjual mimpi dan hanya mengerjakan tugas-tugas kecil. Tapi kita butuh orang-orang yang mengerjakan tugas-tugas besar dan bisa membawa bangsa ini untuk kembali bangkit.
Sikap-sikap yang harus di miliki pemimpin bangsa ini adalah rendah hati, berdaya ingat kuat, bijak, cerdas, berpengalaman dan berwawasan luas, berpandangan jauh ke depan dan tajam, mampu menganalisa berbagai persoalan dari segala segi dengan tepat dan cepat, berperangai penyantun, kasih sayang, lemah lembut dan ramah, bersahabat,berani dan sportif, tidak pengecut dan membabi buta,tawadhu, memaafkan, menahan amarah, menepati janji dan sumpah setia, Sabar, tidak mudah untuk tunduk kepada hawa nafsu dan yang mengotori jiwa, Adil dan jujur, Tidak mengungkit – ungkit dan menyombongkan diri
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seperti apa kondisi kalian, seperti itulah pemimpin yang dikuasakan untuk kalian”.
jadi kita sebagai seorang rakyat haruslah juga dapat melihat dan memilih pemimpin yang baik dan bagus itu bagaimana. Jangan hanya melihat dari segi luar saja, harus bisa melihat pemimpin kita dari dalam hatinya.
Saatnya dari sekarang kita membentuk pemimpin yang bisa memahami bangsa ini. Pemimpin yang dapat mengeluarkan kita dari krisis ini, namun tidak hanya dari pemimpin yang di benahi tapi dari pada rakyatnya yang juga harus di rubah. ” Pemimpin selalu lahir dari rahim sosialnya sendirinya. Pemimpin selalu merupakan miniatur dari rakyat yang ia pimpin”. Perubahan saat ini ada di tangan kita. Mungkin butuh waktu lama untuk merubah ini tapi kalau bukan dari sekarang mau kapan bangsa ini akan bangkit.
Tapi jarak waktu itulah yang harus kita ketahui, untuk kita tembus dengan kerja keras. Walaupun begitu, tipikal kepemimpinan nasional yang diperlukan bangsa kita saat ini adalah tipikal pemimpin krisis. Dan tipikal kepemimpinan krisis bertumpu pada pemenuhan tiga unsur sekaligus: integritas, pengetahuan dan kepemimpinan.
Sekarang kita tidak hanya duduk diam saja menunggu datangnya pemipin tapi kita harus segera bergerak karena mungkin pemimpin itu adalah kita, kalian atau kita semua. Kita tinggal memoles bangsa ini, menurut F.D Roselvet , bangsa yang sedang mengalami krisis hanya membutuhkan satu hal yaitu MOTIVASI. Sebab bangsa itu sendiri yang mengetahui bagaimana cara keluar dari krisis ini. Pemimpin juga tidak lahir begitu saja tapi dia akan lahir dari perempuan-perempuan hebat dan pada saat dimana sebuah momentum yang memerlukan pemimpin dan pada saat jamanya.
” dan itulah negeri akhirat, yang kami sediakan untuk orang-orang yang tidak menginginkan keangkuhan di muka bumi, juga tidak menginginkan kerusakan” (al-qashash: 83)
Kita harus keluar, kita membutuhkan pemimpin bukan PEMIMPI!!!
BANGKITLAH INDONESIAKU DAN GENERASI MUDAKU

You Might Also Like

0 komentar

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh