Mari Peduli dengan Kartini Lansia : Sehat Dan Bermanfaat di Usia Lanjut

April 25, 2018

Ada yang tau kan tanggal 21 april itu di peringati sebagai hari apa? Yupz Hari kartini, semua perempuan di Indonesia memperingatinya setiap tahun. Perayaan sangat meriah di sudut-sudut kota di manapun, tua muda merayakannya. Festival peragaan busana dan budaya adat juga dilakukan untuk memeriahkan acara ini. Pasti kita semua tahukan bahwa Kartini itu adalah pahlawan nasional yang selalu memperjuangkan hak-hak wanita.
Gerakan Lanjut Usia Dompet Dhuafa



Tapi adakah dari kita yang masih peduli terhadap kartini-kartini yang sudah lanjut usia? Berdasarkan data Satuan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2016, jumlah penduduk Lansia terus bertambah dengan rincian penduduk usia kerja lansia sebanyak 22,79 juta orang, angkatan kerja lansia 10,96 juta orang, penduduk lansia yang bekerja sebanyak 10,79 juta orang, penganggur terbuka lansia sebanyak 165.702 orang. Wow data yang sangat fantastis yaks. Lantas apakah data ini sangat bisa kita pakai untuk membantu para lansia tetap bisa produktif di hari tuanya?. Penganggur terbuka lansia lebih banyak pada laki-laki yaitu sebesar 99.229 orang dari pada perempuan sebesar 66.473 orang. Sedangkan menurut wilayah, penganggur terbuka lansia perkotaan lebih banyak dibandingkan di pedesaan.

Pada hari selasa tanggal 24 april 2018, Bang Doel menghadiri kegiatan Hari Kartini Lansia. Program yang di inisiasi dari Dompet Dhuafa ini mengandeng Gerakan Lanjut Usia untuk mengembangkan produktivitas para lanjut usia dalam setiap kegiatanya. Apalagi dengan majunya teknologi dan gaya hidup para lansia harus dirangkul dan tidak tergantung orang lain. Menurut ketua panita kegiatan Ketua panitia kegiatan ini, dr. Astrina Yulda menambahkan bahwa kegiatan ini adalah upaya memaksimalkan peran lansia, khususnya para perempuan, agar tidak dianggap sebagai beban di dalam keluarga.“Lansia itu produktif cuma tidak dapat dimaksimalkan dan tidak mendapatkan pelayanan fasilitas kesehatan yang mumpuni. Kita bisa bercermin pada Swedia dan Jepang,” tuturnya.

Acara yang di isi dengan penampilan-penampilan dari lansia ini memang menjadi hari kartininya para lansia. Mereka berjoget, bernyanyi dan bersenda gurau pada acara yang dilaksanakan di Zona Madani, Parung, Bogor ini. Menurut, Parni Hadi inisiator gerakana ini “ silahkan hari ini ibu-ibu bersenda gurau dan berasik ria di kegiatan ini, karena hari ini adalah harinya ibu-ibu”.

“GERLI juga dikatakan wadah kegiatan dari oleh dan untuk para lansia Indonesia yang peduli dan dengan sukarela, suka cita, senantiasa bersedia menolong diri sendiri dan sesama sepanjang masa dengan dan demi cinta (with and for love), lansia yang dimaksud mereka yang berusia di atas 65 tahun, sementara sesama dengan maksud seluruh makhluk ciptaan Allah SWT, isi alam semesta termasuk manusia, hewan dan tumbuhan. Pada Gerakan Lansia Indonesia mempunyai landasan yaitu Pancasila, sifat dari GERLI ini yaitu Independen, terbuka untuk semua lansia, terlepas dari gender, ras, suku, bangsa, budaya, agama, ideologi dan profesi”, tutup Parni Hadi.

Indonesia kini memasuki era penduduk menua. Laporan Departamen Ekonomi dan Permasalahan Sosial PBB menunjukkan, persentase penduduk lansia di Indonesia pada 2017 mencapai 9,03 persen atau sekitar 23 juta orang. Jumlah ini diperkirakan meningkat hingga mencapai dua kali lipatnya di tahun 2035. Nah dari gerakan inilah Dompet Dhuafa berharap para Lansia bisa produktif di suatu hari nanti. Karena setiap lansia bila di ujung senja hari tuanya hanya berdiam diri saja malah menjadi tidak sehat apabila di masa duanya sudah sangat produktif.

Yuk dukung kegiatan ini bersama Dompet Dhuafa, Dompet Dhuafa adalah lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga). Selama 25 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.





You Might Also Like

0 comments

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh