Ayo naik Bus : Ini 4 Keuntungan Menggunakan Bus

September 08, 2018

Naik bus? Apa sih serunya naek bus?? Apalagi di kota besar kaya Jakarta. Banyak orang yang selalu bilang macet lah dan berbagai macam alasan yang belibet kalau diajak naek bus. Saya sendiri orang yang sering menggunakan transportasi ini apalagi trasnjakarta. Transportasi favorit saya selain Comutter Line.

Naek trasnjakarta di Jakarta itu sekarang mudah banget loh. Apalagi sekarang dari deket rumah ada akses feeder transjakarta yang memudahkan saya untuk kemana-kemana. Tinggal jalan kaki menuju halte tersebut dan bayar 3500 saja sudah bisa sampai ke tempat tujuan. Murah meriah kan? Tapi kadang suka banyak orang yang belom menggunakan transportasi ini. Padahal banyak keuntungannya loh guys.

Mau tahu keuntungannya? Nih menurut saya keuntungannya yaitu

1.    Adem dan dingin
Transjakarta sekarang sudah adem dan dingin loh serta nyaman. Ini yang paling saya suka karena kalau naik motor duh panasnya minta ampun deh.

2.    Murah
Sudah saya bilang diatas naik transjakarta sekarang itu murah dan mudah. Bayangin aja hanya bayar 3500 saja bisa sampai ke tempat yang dituju.

3.    Mudah
Mudah sekali sekarang menggunakan transjakarta dengan adanya bus pengumpan yang sudah dekat dengan pemukiman warga. Apalagi dengan diadakannya program-program dari BPTJ yang mempermudah akses untuk menggunakan bus.

4.    Mengurangi Macet
Jakarta tidak macet? Jangan tanya deh kalau kota ini tidak macet. Lebaran aja masih padet kok kota ini. Nah makanya dengan menggunakan bus kita dapat mengurangi macet guys. Kagak usah sok-sokan pakai kendaraan padahal Cuma sendirian didalemnya. Macem jomblo aja

Itu aja sih menurut saya keuntungan menggunakan bus di Ibukota yang super sibuk ini. Apalagi kemarin kota ini menyelenggarakan Asian Games. Kagak kebayang deh ramenya kota ini dengan hilir mudiknya para atlet yang jumlahnya ribuan. Apalagi sebagai tuan rumah kita harus menyambut baik tamu-tamu. Mana mungkin kan kita memberikan fasilitas yang jelek, semuanya dibenahi dan di perbaiki. Mulai dari sungai-sungai yang kotor hingga macet pun ikut dibenahin.

Saat Asian Games kemarin saya kira bakalan macet di beberapa titik yang biasa saya lalui kemacetan namun ternyata lumayan lenggang. Ternyata usut punya usut dari BPTJ ( Badan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek  Kementerian Perhubungan mengeluarkan kebijakan ganjil genap di beberapa titik di Jakarta.

Sistem ganjil genap diberlakukan dengan  wilayah yang lebih luas dan durasi yang lebih panjang saat berlangsungnya Asian Games. Bahkan di hari sabtu dan minggu, kebijakan ini tetap diberlakukan. Skema ganjil genap versi terbaru ini juga mendapat tanggapan pro dan kontra dari masyarakat. Banyak masyarakat yang protes karena sulit dengan akses untuk menuju kemana-kemana.

Menurut Kepala BPTJ, Bapak Bambang Prihartono mengatakan terlepas dari tanggapan warga, sistem ini akan memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat yang beraktivitas di Jakarta. “Kita ganti udara Jakarta dengan yang lebih sehat, waktu tempuh lebih cepat sehingga tidak boros waktu” Tidak hanya perubahan soal kecepatan waktu tempuh, tapi bagaimana CO2 yang mencemari udara kita juga dapat diubah. “Udara  yang sudah tidak sehat kita perbaiki kualitas udaranya"

Wew beneran neh udara di Jakarta jadi lebih baik saat skema peraturan ini diberlakukan. Bahkan menurut AQICN.org pada akhir Agustus 2018 ini. Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index) menyentuh angka 64. Berkurang 127 poin dari data Juli  yaitu 191 poin (sebelum perluasan ganjil genap diberlakukan). Data ini masuk dalam kategori Moderate yang menunjukkan kualitas udara dapat diterima; namun, masih ada beberapa polutan yang tetap memiliki potensi untuk menyebabkan penyakit pada sejumlah kecil orang yang sangat sensitif terhadap polusi udara.


Gimana? Kece kan polusi udara udah makin berkurang neh dengan penerapan ganjil genap yang rata-rata diisi dengan banyak kendaraan pribadi. Penerapan ini juga menjadikan kita harus menggunakan kendaraan umum seperti bus yang telah disediakan. Nah kan makin bertambah deh keuntungan naik bus.

BPTJ juga mengeluarkan infografis terkait kondisi udara Jakarta dengan saat ganjil genap. Kerennya, setelah diberlakukan kawasan skema ganjil genap di jalan Jakarta, pada ruas jalan yang diberlakukan ganjil genap mengalami penurunan emisi CO2 rata-rata sebesar 20,30%.

Hayuu beralih pakai bus. Ga bakal dibilang banci kok kalau kita naek bus. Malah menjadi kita cowok keren yang bisa terlihat sederhana dimata wanita. Lagipula dengan naik bus bisa menghemat biaya kita jadi bisa ditabung untuk traktir gebetan nantinya. So hayuk naek bus biar bebas polusi dan kece juga dimata wanita










You Might Also Like

33 comments

  1. Ternyata tarifnya murah juga ya... lebih murah dari taring angkutan kota di tempatku...

    ReplyDelete
  2. Aku juga selalu pakai Trans Jakarta kemana-mana. Secara transportasi paling murah di Jakarta. Coba naik angkot, tarifnya kalau jauh bisa suka-suka abangnya hahaha. Naik Tj itu ga enaknya cuma satu, transfer yang jaug dan uyel-uyelan

    ReplyDelete
  3. yah..saya termasuk orang yang juarang abnget naik bus, kalau bukan karena tour...hehe..saya gampang mabuk darat kalau naik bus sih..

    ReplyDelete
  4. transportasiku sehari hari nih. Murah dan sehat plus jalan kaki minum yang banyak. Dijamin hati senang dan sehat haha

    ReplyDelete
  5. Sering juga menggunakan transjakarta apalagi sejak ada transportasi online Transjakarta jadi ngga penuh lagi kayak dulu.

    ReplyDelete
  6. Kalau saya lebih suka naik angkutan umum, entah itu Tije atau kereta, ketimbang macet-macetan 😂

    ReplyDelete
  7. Udah lama gak naik bus. Tapi aku suka naik bus, soalnya bisa ketemu banyak org dan melihat jalan. Uniknya bisa tau banyak karakter org.

    ReplyDelete
  8. Bener banget mas enak sebenarnya naik bus selain murah tentu safety juga. Enaknya tuh ada ac nya.

    ReplyDelete
  9. Bang Doel, 4 alasan itu saya banget deh, iya bener kalau ke Jakarta nyamannya naik Transjakarta aja, lebih praktis dan ekonomis

    ReplyDelete
  10. Aku dah lama ga naik bus, soalnya KRL terus. Pengen ih busan lagi

    ReplyDelete
  11. salam dari sesama pengguna bus TransJak :D

    ReplyDelete
  12. Jika bepergian lintas provinsi..jadi enak liat pemandangan sekitar dari dalam bus...

    .

    ReplyDelete
  13. Senang sih kalau naik bus umum, terutama TJ. Sayangnya akses saya ke halte lumayan jauh, lebih mudah kalau kemana-mana naik kendaraan motor.

    ReplyDelete
  14. Cocok sohib. Saya pun pengguna setia angkutan terintegrasi macam transjakarta.. Moda cerdas utk warga cerdas .cuma armada utk jurusan sneen -lb bulus masih kurang. Slalu padat di jam sibuk.

    ReplyDelete
  15. Keuntungan yang bikin orang ,pengen terus naik armada bus. Supir nya gak ugal ugalan, itu penting.

    ReplyDelete
  16. Sekarang, kalau jalurnya memang dilewati sama TransJakarta, aku biasanya pilih naik bus. Jauh lebih hemat, adem pula. :)

    ReplyDelete
  17. Naik busway sebenarnya emang menyenangkan, murah lagi cuma sayangnya sampai Saat ini dr daerah rumah belum terjangkau DG busway dan blm integrasi juga, JD ojek online deh pilihannya

    ReplyDelete
  18. Iyaa.. saya pencinta transportasi umum. Macam commuterline dan bus transjakarta. Enaak, sudah adem, dan murah pula. Kebetulan banget tempat orangtua semuanya dekat dengan 2 moda transportasi tsb.

    Makanya suka bingung yg sampe bela2in beli mobil baru demi punya plat ganjil dan genap.. duuh.. kasihan hidupnya. Padahal nyetir kan capek. Eeh.. klo org kaya mah bayar sopir ya.

    Orang kaya mah bebas dah mau ngapain aja.

    ReplyDelete
  19. Setuju banget Bang Doel.

    Blogger Eksis aja kemana-mana naik transportasi umum. Enak sih jadi gak monoton banyak pengalaman yang bisa kita dapat terus bisa lebih santai karena bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Nyok, kite beralih ke transportasi publik.

    #JadiLebihBaik

    ReplyDelete
  20. Sekarang kereta-busway-ojek jadi transportasi utamaku. Hampir nggak pernah bawa mobil lagi kalau ke daerah Jakarta. Hahaha.

    ReplyDelete
  21. Emang enak kok naik bus,itu klo sepi yes..

    tp klo udh penuh byuuuh mampus gileee.. panas dah ama keringet manusia, nambah ada yg ngentut, beneran jd kyk neraka wkwk

    ReplyDelete
  22. wah tos lah kalo gitu sesama pencinta naik bis hehehe

    ReplyDelete
  23. Sekarang aku juva suka banget nsik bus kalo pergi2 lebih hemat dan sekarang naik bus udah nyaman gak kaya jaman dulu

    ReplyDelete
  24. kalo busnya nyaman kayak gini mah aku pasti naik bus dong...

    ReplyDelete
  25. Klo jarak deket, aku sih sering naik tj. Tapi klo dari bekasi ke jakarta dan harus berdiri, aku gak mau. Hehe

    ReplyDelete
  26. Pasti banyak yang beralih ke bus kalau busnya nyaman kayak gini tapi aku lebih sering naik KRL nih bang doel

    ReplyDelete
  27. Sudah lama banget nih aku gak naik bus tapi terakhir jaman ngantor dan itu pun cuma dari depan Lotte Avenue ke Kokas hahahaahhaa... mau cobain lagi ah naik bus.

    ReplyDelete
  28. Armada TJ makin banyak di Jakarta. Bahkan lintas daerah, bisa transit jadinya. Cuma Rp.3500, bisa sampai tujuan

    ReplyDelete
  29. Aku sekarang kemana-mana sering naik TJ. Soalnya lebih nyaman dan aman.

    ReplyDelete
  30. Lelah Dul, lelah naik tangganya.Seneng pas naik busnya tp bete klo tangga penyebrangannya puanjang kek jembatan sirotol mustaqiem

    ReplyDelete
  31. aku kadang2 sih naik busway kalo lagi nyantai sm kalao jarak tempuhya jauh. menurut aku fasilitasnya udah lengkap, murah pulak.
    tp jalan tangganya mayan, tapi itung2 nurunun lemak.. hehe

    ReplyDelete
  32. Turut senang kalau transportasi Indonesia makin lebih baik, waktu tinggal di luar negeri saya suka naik bus karena lebih nyaman selain MRT

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh