Cerita Bang Doel: Jalan-Jalan
News Update
Loading...
Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts

September 28, 2021

Balik Lagi ke Dufan Setelah PSBB


Kapan terakhir ke Dufan?

Pasti dah kangen donk main ke tempat ini. banyak hal yang dikangenin pasti dari tempat in ikan. mulai dari kenangan sama kawan dan mantan eh. Pasti banyak kenangan kan ditempat ini. Dari bang dul kecil sampai sebesar ini masih suka ke tempat ini.

Selama PSBB kemarin Dufan dan Ancol sempat ditutup saya juga awalnya bulan juli mau kesana. Namun ya tadi tidak jadi deh padahal dah semangat beli tiket untuk ke Dufan. Setelah tutup 2 bulan akhirnya Dufan kembali buka pada 14 september 2021 dan Ancol di 18 agustus 2021. 

Pembukaan kembali Dufan dan ancol ini banyak yang di kangenin. Akhirnya saya pun berangkat ke Dufan kembali. Eits tapi sebelum berangkat ke Dufan ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan neh guys. 

1. Sudah divaksinasi Covid-19 (minimal vaksinasi dosis pertama)

2. Menunjukan status vaksin dengan scan QR code yang sudah disediakan, dan melakukan check-in dan check-out melalui aplikasi Pedulilindungi

3. Anak-anak dibawah 12 tahun, lansia 70 tahun keatas, dan ibu hamil belum diperbolehkan berkunjung ke Ancol sampai batas waktu yang belum ditentukan


4. Selalu memakai masker dengan benar, menjaga jarak (tidak berkerumunan dan patuhi segala protokol Kesehatan

5. Mematuhi pembatasan jumlah kunjungan, regulasi vaksin dan jam operasional serta ketentuan lainnya yang berlaku di masing-masing rekreasi Ancol, Jika Ancol menemukan pelanggaran terhadap regulasi vaksin maka Ancol Taman Impian berhak mengeluarkan yang bersangkutan

Jadi gimana sudah memenuhi kriteria diatas? Kalau sudah yuk cuss ke ancol dan Dufan.

Tanggal 24 september kemarin akhirnya saya berangkat ke Dufan. Tenang ke Dufan tidak sendiri tapi sama temen-temen biar seru. Pagi itu dah siap berangkat, karena jam 10 Dufan sudah buka akhirnya berangkat bareng temen-temen. 



Hari itu hari jumat akhirnya saya berangkat ke Dufan. Eits sebelum berangkat ke Dufan kita harus reservasi pembelian tiket online melalui website : www.ancol.com (cashless). Setelah dapat tiket kita juga harus menjadwalkan tanggal berapa kita untuk ke Dufan karena ada pembatasan pengunjung. Selain itu sekarang juga Dufan bisa masuk semua KTP baik DKI Jakarta dan Luar Jakarta

Tiket online sudah ditangan yuk kita cuss.

Jam 11 sampai lalu saya melaksanakan sholat jumat disana. Karena teman saya Wanita mereka pada main terus mulai dari ontang anting. Setelah saya sholat baru bergabung lagi menuju istana boneka. Istana Boneka merupakan wahana wajib yang dikunjungin bila datang ke Dufan.



Ke Dufan itu asik karena wisatanya outdoor dan kita bisa jalan kaki serta terkena sinar Mentari. Jalan kaki memang menyehatkan badan dan bikin olahraga kita. Ke Dufan tidak sembarangan setiap kita naik wahana juga tangan kita disemprot hands sanitizier serta harus pakai masker setiap wahana. Jadi gimana tuh rasanya teriak-teriak tapi bermasker pasti seru..



Di Dufan kita juga bisa membeli tiket annual pass yang bisa dipakai selama 6 bulan. Asik kan punya annual pas Dufan jadi kita kalau ke Dufan tinggal reservasi saja tidak perlu bayar lagi. Selain itu banyak promo yang menggiurkan untuk kita semua seperti makan di bandar Jakarta dan tempat lainnya.


Seru kan berwisata di tempat yang terlengkap di Jakarta ini? 

Kalau ke Dufan itu memang asiknya rame-rame dan harus sampai tutup. Hari itu saya mencoba berbagai macam wahana, dari istana boneka sampai arung jeram. Dari kering sampai basah hingga kering lagi. Asik kan ke Dufan itu? 

Tak terasa jam sudah menunjukan jam 17.00 dan sudah waktunya tutup. Pengumuman pun sudah berkumandang untuk selesai dari tempat ini. ah rasanya ingin balik lagi, Untung saya punya annual pass jadi bisa balik lagi.. asik kan?

Yuk berangkat ke dufan dengan protokol kesehatannya dan Senang Selamat Bareng-Bareng Ancol


April 18, 2021

Main Ke Dufan Sendirian? Untung Ada Annual Pass

 Kangen ke Dufan?? 

Sebelum puasa kemarin saya ada acara menginap di Putri Duyung. Karena acara menginap jadi besoknya tuh kosong. Tiba-tiba kepikiran mau maen ke Dufan sebelum puasa ah. Walau sendirian sih tapi coba aja.

Ke Dufan Sendirian? 

Beruntung banget masih punya annual pass Dufan yang berlaku setahun, jadi tinggal daftar untuk kedatangan aja deh. Pas sebelum hari H buka dulu web reservasi.ancol.com buat registrasi. Sudah resgister masukin no kartunya dan nanti akan di kirim ke email kita.

Tidak perlu lama, jadwal kedatangan akan dikirimkan ke email kita. So jadi aman deh pas mau masuk Dufan nanti. Hari sabtu udah berangkat ke Ancol karena menginap dulu baru besoknya berangkat ke Dufan.

Balik Lagi Ke Dufan

Entah bisa setahun sekali saya balik ke Dufan, untuk main bersama teman. Bahkan di era pandemi saya sudah dua kali balik ke tempat ini. Ya walau saya adalah orang yang cupu dalam mencoba yang tinggi-tingi tapi saya selalu balik ke tempat ini.

Yeay Balik ke Dufan


Seperti hari itu 28 maret 2021 lalu, walau sendirian saya pun main ke Dufan. Kebetulan saya penasaran dengan baby dino. Untuk teman-teman yang belum tau baby dino itu apa bisa baca di blog saya sebelumnya.

Selepas acara dari Putri Duyung langsung deh berangkat. Jam 11.00 sampai juga di Dufan. Masuk ke Dufan masih menerapkan protokol kesehatan yang ketat loh jadi saya masih pakai masker dan tetap dengan jaga jarak.

Main ke Dufan dengan Protokol Kesehatan

Siang itu lumayan rame Dufan. Bayangin aja masuk istana boneka bisa antri satu jam dan lumayan panjang antrian. Padahal saya kan mau naik yang santai-santai. Hiks.

Naek Gajah Blenduk Sendirian


Tapi walaupun ramai dan antrian panjang ternyata itu diatur loh jaraknya. Bayangin aja udah rame itu antrian masih di atur dengan jarak. Kirain panjang antrian itu padat ternyata diatur jaga jaraknya. Pokoknya sama petugas Dufan kita selalu dingetin untuk tetap jaga jarak dan pakai masker. Hampir-hampir sama kaya doi neh.

Maen Bumper Car Ga bisa berdua


Pemakaian masker pun masih terus dilakukan serta pembatasan naik wahana yang hanya bisa berdua atau satu orang untu satu tempat duduk. Gimana naek wahana macam halilintar sebelahnya tidak ada orang? Ajib kan? Namun itu semua harus dipatuhi dalam protokol Kesehatan.

Siang itu akhirnya saya naik beberapa wahana. Oh iya hari itu juga ada salah satu wahana baru yaitu baby dino. Iya itu yang saya ceritain diatas ada foto bareng dengan baby dino. Tepat jam 15.00 saya pun ke meluncur ke wahana ini. Antrian disini tidak terlalu padat dan akhirnya kesampaian juga deh saya foto sama baby dino. 

foto bareng Baby Dino


Annual Pass atau beli tiket harian?

Kalau orang tipe kaya saya mah mending beli tiket annual pass bisa buat setahun. Lumayan kan walau beli tiket harian mah bisa aja. Tapi kalau lagi kaya yang kemarin, gabut dan mau jalan sendiri ya tinggal pesen daring langsung deh berangkat jalan sendirian.

Sekarang juga Dufan mulai mengeluarkan E-annual pass. Kalau dahulu masih berbentuk kartu sekarang sudah bentuk digital. Jadi kita tidak usah bawa kartu di dompet tinggal pakai ecardnya deh.

Cara buatnya mudah kok :

1. Masuk ke ancol.com

2. Pilih tiket untuk annual pass

3. Masukkan data diri dan data

4. Foto wajah untuk proses kunjungan 

5. Bayar

6. Ecard annual pas kalian jadi deh

Diskon ECard Annual Pass


Gimana berminat ga untuk buat e Card annual passnya Dufan? Fyi aja neh dengan menggunakan annual pas kita bisa dapet diskon untuk ke Bidadari resort, Restoran Ayam Tepi Laut hingga bisa diskon di Bandar Djakarta loh. 

Pasti kalian berminat kan neh? Pastilah yaudah yuk kuy kita ke Dufan lagi?  


March 14, 2021

Ada Baby Dino Lucu Di Dufan



 Udah lama ga liburan ke dufan 

Terakhir ke dufan itu tahun lalu saat new normal. Saat itu sepi banget tapi seru main ke dufan. Banyak kegiatan biasa kita lakukan di tempat ini. Kalau kalian suka naik apa ke dufan?

Tempat wisata sekarang sudah banyak menerapkan protocol Kesehatan yang ketat. Protocol Kesehatan ini sangat penting. Karena takutnya nanti malah tempat wisata menjadi kluster penyebaran virus ini. Seperti Taman Impian Jaya Ancol yang menerapkan protocol Kesehatan dalam pembukaan beberapa tempatnya. Tak terkecuali juga Dufannya. 


Kalau bang doel ke dufan itu Sukanya naik yang simple-simpel aja. Maklum agak penakut. Jadi ya gimana ya. Biasanya nih kalau ke dufan yang di incer pertama kora-kora, bianglala, istana boneka, Niagara. Itu yang biasa saya naikin, kalau kalian gimana?

Di Dufan banyak hal yang bisa kita lakukan dan asik banget, apalagi jalan bareng pasangan duh aduhai banget. Eh sama temen-temen juga asik kok jadi ketauan siapa yang ga berani atau ga berani ya. 

Kemarin lihat di berita ada wahana baru ternyata di dufan loh. Wahanaya ada baby dinosaurus. Wow apakah ada dinosaurus beneran atau siluet 3D? Ga kebayang kan hewan yang sudah punah jutaan tahun lalu ini hidup kembali di dufan. Eh sebenarnya masih ada ya dinosaurus di Indonesia yaitu Komodo.

Fyi aja neh ya temen-temen Dinosaurus merupakan jenis kadal yang berukuran besar, binatang raksasa dari zaman prasejarah yang termasuk kelompok reptilia bumi dengan berat sekitar 80 ton dan panjang lebih dari 120 kaki. Kini kita bisa bertemu lebih dekat dengan baby dinosuarus di Taman Impian Jaya Ancol.


Daaan bulan Maret 2021 ini pengunjung dapat mengenal berbagai jenis hewan prasejarah ini di kawasan Kidz Fantasy Dunia Fantasi (Dufan) Ancol. 

Ada baby dinosaurus menggemaskan dan lucu yang akan hadir setiap hari Sabtu, Minggu dan Senin pukul 13.00 dan 15.00 WIB. Pengunjung akan memiliki pengalaman baru yang seru berfoto bersama baby Dino di wahana foto experience 

Selain itu wahana ini juga sebagai sarana edukasi mengenal kelucuan baby dino. Jangan lupa saat berfoto bersama dinosaurus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pengunjung juga akan mendapatkan informasi mengenai binatang raksasa ini, yaitu T-Rex dan Triseratop. 

Wiw seru banget neh ya kayaknya foto bareng dino yang mengemaskan ini. apalagi sambil gendong-gendong manja gitu, kayaknya asik. Cus lah langsung beli tiketnya ke ancol.com dan berangkat beli tiketnya.

Kalau jadi berangkat ke dufan jangan lupakan protokol Kesehatan diri sendiri ya dengan bawa masker, jaga jarak dan handsanitizer juga. Di dufan sendiri juga sudah menerapkan protokol Kesehatan juga loh. 

Salah satunya dengan adanya jarak selang seling dalam duduk di setiap wahana, pembelian tiket secara online dan tersedia hand sanitizier di setiap sudut tempat dufan

Jadi gimana neh? Cuss lah kita ke dufan foto bareng baby dino yang unyu-unyu ini


November 12, 2020

Ini yang Harus di Patuhi Saat ke Seaworld dan Ocean Dream saat Pandemi

Kapan terakhir main ke seaworld dan ocean dream?

Pasti banyak kenangan kan ke tempat yang menjadi salah satu aquarium terbesar di Indonesia. Saya sendiri terakhir ke seaworld tahun 2016. Itupun karena menemani teman yang dari luar kota yang lagi ke Jakarta.


Akhirnya setelah 4 tahun berlalu saya kembali ke Seaworld. Karena lagi gabut dirumah dan kebetulan lagi libur panjang jadi daripada tidak kemana-mana. Lagipula saat pandemi kaya begini saya lagi males jalan ke luar kota. Akhirnya mencari tempat yang murah meriah dan dekat dari rumah.

28 oktober 2020 saya pun meluncur ke Seaworld bareng temen saya. Daripada sendirian ketauan banget ya jomblonya. Untuk ke ancol atau seaworld sekarang ini kita dapat membeli tiket secara online di Ancol.com. membeli tiketnya sangat mudah. Nanti kita setelah membayar dan menentukan waktu kunjungan kita akan dikirimkan barcode untuk menukar tiket.

Untuk masuk ke seaworld dan ocean dreams harga tiketnya yaitu 85 ribu di hari biasa dan hari libur 105 ribu. Ocean dreams harga 55 ribu hari biasa dan hari libur 70 ribu. Tapi tenang kita bisa bundling beli dua tiket tempat ini seharga 115 ribu untuk hari biasa dan 135 ribu untuk di hari libur dan tanggal merah.

Ada beberapa protokol Kesehatan yang harus kita lakukan dalam bermain di seaworld dan gelanggang Samudra. Berikut yang harus kita patuhi dalam protokol Kesehatan :

1. Batas Umur

Ada penerapan batas umur untuk masuk ke ancol, batas minimal umur 9 tahun dan batas maksimal 60 tahun. Jadi untuk temen-temen yang mau ke ancol harus mematuhi ini ya. 


2. Tiket online

Seperti yang saya singgung diatas. Kita harus beli tiket online dulu. Untuk mengurangi kontak fisik dalam bertemu orang.

3. Wajib masker dan hand sanitizer

Semua daerah yang masuk wajib memakai masker. Jadi jangan sampai lepas-lepas ya. Selain itu ada juga hand sanitizer di pojok-pojok tempat.

4. Tanda jaga jarak

Saat bermain di ocean dreams dan seaworld sudah ada tanda jaga jarak untuk duduk dan menonton setiap atraksi. 

5. Tidak ada penyetuhan hewan

Hal ini yang memang bikin kurang greget saat ke seaworld dan ocean dreams. Tapi mau bagaimana lagi? Hal ini memang harus dilakukan dalam meenjaga protokol Kesehatan. Tapi tidak berkurang keceriaan di kedua tempat ini

6. Jam berkunjung dibatasi

Untuk di ancol sediri memang dibatasi sampai jam 18.00 untuk berenang di laut. Di seaworld dan ocean dream hanya sampai jam 17.00 dan itu sudah atraksi terakhir di ocean dreams

Walaupun banyak protokol Kesehatan yang memang harus kita patuhi tapi tidak mengurangi asiknya berkunjung ke dua tempat ini. Pagi itu saya langsung menuju seaworld. Seaworld tidak banyak berubah namun sekarang ada spot baru yaitu musium bawah laut. Musium ini isinya tentang ikan-ikan yang ada di kedalaman laut kita. 

Ke seaworld jangan lupa menyusuri Lorong aquarium besar untuk melihat ikan-ikan yang menari diatas kepala kita. Selain itu jangan lupa atraksi memberi makan di aquarium besar. Memang ada yang kurang saat kita tidak bisa menyentuh hewan yang ada di kolam sentuh. Namun ini untuk menjaga Kesehatan itu sesuai dengan protokol yang ada.

Puas main ke seaworld akhirnya kami pun bergeser ke ocean dreams. Letaknya memang bersebelahan dengan seaworld. Ada beberapa list yang harus kita nonton di ocean dreams ini. selepas masuk langsung kami menuju pinguin. Yaks kebetulan ada atraksi pemberian makan pinguin disini. 

Selepas melihat pemberian makan pinguin, masih di satu tempat kita melihat atraksi mermaid. Atraksi penyelam berbaju putri duyung menghiasi kaca aquarium. Para penyelam ini berenang di kedalaman dan meliuk memberikan atraksi.

Puas melihat atraksi dari para duyung yang meliuk-liuk kami pun menuju ke singa laut. Enaknya di ocean dreams ini atraksinya ada jam dan tidak bentrok, jadi kita bisa melihat semua atraksi yang ada. Waktu itu jam menunjukan jam 15.00 atraksi belum dimulai namun penonton sudah mulai padat.

Walaupun padat tapi penonton tetap mematuhi jaga jarak. Karena disetiap tempat duduk sudah ditandai garis. Jadi duduknya selang seling. Atraksi-atraksi di ocean dreams memang tak banyak berubah, namun setidaknya bisa melupakan penat sejenak. 

Sudah puas di singa laut kita menuju lumba-lumba. Sebenarnya di ocean dream ada permainan-permainan seperti di dufan. Namun sayang waktu itu tidak jalan semua. Nampaknya lagi pandemi tidak dijalankan semua permainan ini. Semoga setelah pandemi bisa kembali lagi kesini.

Atraksi terakhir memang ditutup dengan lumba-lumba. Pasti teman-teman ingat dengan lagu silumba-lumba. Ke ocean dreams memang bernostalgia kita ke masa lalu. Menikmati saat kecil dulu. Walau tak ada dicium lumba-lumba tapi ini tetap menjadi nostalgia waktu kecil.

Ah tak terasa jam sudah 17.00 dan itu merupakan atraksi terakhir di ocean dreams. Matahari pun sudah beranjak pergi akhirnya kami pun sudahi perjalanan hari ini dengan menuju pantai untuk melihat matahari terbenam.

Jadi kapan mau ke seaworld dan ocean dreams lagi?


August 25, 2020

6 protokol kesehatan liburan di Dufan New Normal

 Pandemic belom berlalu. Masih banyak orang yang tertular, namun di era new normal ini sudah ada beberapa kegiatan yang beraktifitas Kembali. Seperti tempat wisata, perkantoran, rumah makan namun dengan pengawasan protocol Kesehatan yang ketat.

 

Iya donk kalau tidak pengawasan yang ketat bagaimana kita bisa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas tersebut. Apalagi tempat wisata, sekarang sudah mulai ramai. Orang-orang sudah jenuh hampir 8 bulan tidak bisa kemana-kemana. Saya aja yang biasanya 2 bulan sekali jalan, pas pandemic kemarin tidak bisa kemana-mana.

Tempat wisata sekarang sudah banyak menerapkan protocol Kesehatan yang ketat. Protocol Kesehatan ini sangat penting. Karena takutnya nanti malah tempat wisata menjadi kluster penyebaran virus ini. Seperti Taman Impian Jaya Ancol yang menerapkan protocol Kesehatan dalam pembukaan beberapa tempatnya. Tak terkecuali juga Dufannya. 

Siapa sih yang ga mau ke Dufan? Pasti pengen banget lah. Saya juga pun pengen banget ke tempat ini. berteriak merasakan naik wahananya. Seru banget, tapi ya gitu kita ke tempat wisata ini harus siap dengan standar dan protocol Kesehatan yang ada. Maka dari itu Dufan dan Ancol menerapkan beberapa protocol Kesehatan diantaranya adalah 


1. Waktu operasional

Saat new normal ini Dufan membatasi jam operasionalnya. Yang biasa kita bisa main puas sampai jam 19.00 sekarang dibatasi sampai mulai pukul 10.00-17.00 WIB.

Sedangkan untuk jam buka Ancol dari jam 06.00-18.00 Wib

2. Hanya KTP DKI saja

Untuk saat ini yang bia masuk ke Ancol dan Dufan hanya KTP DKI Jakarta saja. Ini berguna untuk meminimalisir penyebaran virus dan protocol Kesehatan yang dekat saja. Saat masuk nanti akan di cek KTPnya

3. Beli tiket 

Untuk membeli tiket dunia fantasi kita bisa membeli melalui online. Kita bisa  mengunjungi www.Ancol.com lalu klik Beli Tiket Sekarang. Kemudian, pilih tipe tiket dan unit rekreasi tujuan. Pilih tanggal pemesanan kunjungan. Cek kuota masih tersedia atau tidak pada tanggal yang kita inginkan, maka tanggal bisa dipilih. Namun jika kuota telah habis, maka tanggal tidak bisa dipilih. 

Kemudian, pilih tipe tiket. Adapun, tiket tempat rekreasi sudah termasuk tiket pintu gerbang Ancol. Jika menggunakan kendaraan, pengunjung juga harus membeli tiket kendaraan motor atau mobil. Isi data diri kalian di kolom isian 

Disini juga kita harus bisa mengisi tempat tinggal dan alamat untuk bisa mengetahui traking contact.  Jika sudah sesuai lanjutkan untuk check out dan pilih metode pembayaran. Tahap terakhir, baca ulang detail pemesanan lalu lakukan pembayaran sesuai metode pilihan. Jika pembayaran berhasil, e-voucher akan dikirim ke alamat email pada saat pesan tiket. 

4. Ada batas umur

Untuk masuk ke Ancol dan Dufan dikenakan batas umur. Umur dimulai dari 9 tahun-60 tahun yang diperbolehkan msuk ke kawasan ini. selebihnya jangan coba-coba ya.


5. Syarat masuk Dufan 

Petugas akan memeriksa tiket online pengunjung di pintu masuk Dufan. Jika sudah divalidasi, pengunjung akan diizinkan masuk dan berlanjut ke proses pengecekan selanjutnya. Tak jauh dari lokasi pengecekan pertama , petugas akan mengecek suhu tubuh pengunjung. Suhu tubuh tidak boleh lebih dari 37,3 derajat celsius. 

Barang bawaan kemudian akan dicek. Lalu, pengunjung akan melewati proses pengecekan tiket Dufan. Petugas akan memvalidasi barcode tiket milik pengunjung. Setelah divalidasi, pengunjung bisa masuk ke area Dufan dengan mencuci tangan atau menyemprotkan hand sanitizer yang telah tersedia di pintu masuk terlebih dahulu.



6. Harga tiket Dufan

Untuk saat ini harga tiket Dufan seharga 225.000 setiap senin-jumat dan 275.000 hari sabtu-minggu.tapi tenang ada promo dari dufan yang mau jalan berdua di bulan ini yaitu 240.000 dan 340.000 untuk berdua serta ada promo di indomart yang diskon harga 190.000 untuk weekend dan 140.000 untuk weekday.


Nah ini dia protocol Kesehatan di Dufan dan Ancol. Gimana? Sudah siap kita main di Dufan? Yuk ke sini.






November 20, 2019

Bangga Jadi Keturunan Pangeran Jayakarta, Ini yang Kami Lakukan Menjaga Cagar Budaya Indonesia

Tiba-tiba sebuah pesan whatsapp dari seorang teman “ki gue mau ziarah ke makam Pangeran Jayakarta nih, lu ada di rumah ga??” hmm pesan seperti ini memang selalu masuk dari beberapa teman yang ingin mengunjungi makam Pangeran Jayakarta. Terlebih beberapa teman yang memang suka sejarah karena mereka ketika mengunjungi komplek masjid makam membutuhkan info tentang sejarah cagar budaya Indonesia ini.
Pintu Gerbang Masjid Pangeran Jayakarta

Maklum rumah saya memang dekat dengan komplek makam Pangeran Jayakarta dan juga menjadi leluhur saya. Komplek makam ini memang sudah menjadi bangunan cagar budaya oleh pemerintah DKI Jakarta. Makam Pangeran Jayakarta ini menjadi bangunan cagar budaya dari tahun 1999

Pada awalnya komplek makam dan masjid ini tidak banyak yang mengetahuinya hingga akhirnya pada tahun 1960 mulai dilakukan penelitian tentang makam ini. makam ini memang tidak banyak yang tahu karena memang Pangeran Jayakarta ke III ini tidak memberitahu letak persembunyianya.

Tugu Masjid Pangeran Jayakarta

Makam Pangeran Jayakarta ini letaknya di daerah Jatinegara Kaum Jakarta timur. Hampir semua orang tidak tahu tentang letak makam ini dan sejarah kenapa ada Pangeran Jayakarta di daerah sini. Orang yang mengetahui tentang Pangeran Jayakarta hanya tentang petilasannya saja di daerah Mangga Dua Jakarta Barat.

Komplek Makam Pangeran Jayakarta

Menurut cerita dari mamang (paman saya) yang merupakan keturunan ke 17 dari Pangeran Jayakarta . Makam ini memang sudah lama disembunyikan karena janji pangeran untuk tidak membuka tentang keberadaan beliau saat kabur dikejar-kejar belanda. Maka dari hal inilah keberadaan tentang Pangeran Jayakarta terakhir ini tidak diketahui sampai di tahun 60 baru dilakukan penelitian dan diperbaiki

Setelah ditemukannya makam ini, pemerintah menetapkan masjid dan makam ini menjadi benda bangunan cagar budaya. Lambat laun makin ramai orang datang untuk berziarah. Bangunan-bangunan mulai kembali dipugar dan diperbaiki untuk menampung para peziarah yang hadir ke makam ini.

Dalam makam ini terdapat 5 makam yang semuanya adalah keluarga dari Pangeran Jayakarta. Ada makam pangeran Achmad Jaketra (Pangeran Jayakarta III), Ratu Rafiah, Pangeran Surya dan Pangeran Sageri. Makam ini dibangun pendopo untuk warga dan pengunjung yang hendak berziarah di makam ini

Komplek Kuburan 

Saat ini memang  banyak cerita tentang sejarah yang kurang atau hilang karena kurangnya informasi dan tidak adanya orang-orang yang mengetahui tentang sejarah asli dari suatu tempat. Dengan adanya bangunan cagar budaya setidaknya masih ada saksi bisu tentang cerita jaman dahulu kala.

Tinggal dekat dengan cagar budaya memang kita sebenarnya harus ada kepedulian tentang bangunan ini. Entah untuk perawatan atau sekedar cerita bahwa sejarah tidak hilang. Saya sendiri akhirnya pun belajar tentang sejarah Pangeran Jayakarta.

Atap Kubah yang masih asli

Tempat ini sudah memiliki fasilitas yang memadai mulai dari toilet, tempat parkir hingga tempat makan bagi pengunjung yang mau datang. Namun masih ada beberapa kendala seperti kurangnya informasi tentang sejarah Pangeran Jayakarta. Memang orang-orang datang kesini untuk ziarah saja tapi setidaknya kita bisa tahu ada sejarah apa dari makam ini,

Banyak cerita tentang perjuangan Pangeran Jayakarta ini dari kakek dan keluarga besar saya. Mulai dari beliau membangun masjid assalafiyah sebagai tempat mengaji dan syiar agama islam. Apalagi setiap tahunnya di masjid ini diadakan haul (peringatan ulang tahun) yang selalu meriah. Banyak tamu yang hadir bahkan bisa sampai berpuluh bus yang hadir.

Suasana Haul Pangeran Jayakarta 

Cerita Pangeran Jayakarta memang tak terpublikasi dimanapun. Bahkan teman-teman saya banyak baru mengetahui info ini dari saya. Maka saya kadang suka mengajak teman-teman saya mengunjungi makam ini ketika mereka lagi main atau mampir ke rumah saya. Dengan hal ini bagi saya sudah cukup untuk memberikan informasi.

Menurut saya ada beberapa yang harus kita lakukan sebagai warga yang dekat dengan komplek makam ini yaitu :

Menjaga dan merawat

Hal ini wajib banget bagi kita untuk terus menjaga cagar budaya agar tetap lestari dan terus tetap terjaga keasliannya. Apalagi sekarang banyak banget vandalisme yang dilakukan oleh tangan-tangan jahil

Pondasi Jati (Sokok Guru) yang masih ada

Memberikan informasi 

Mungkin ini yang sering saya lakukan ketika teman atau kenalan saya datang mengunjungi komplek makam ini. Mendamping dan mengkisahkan kembali cerita tentang Pangeran Jayakarta dan sejarahnya.
Sharing bersama keturunan ke 16 Pangeran Jayakarta

Rutin mengunjungi cagar budaya

Kenapa ini harus dilakukan? Agar kita selalu cinta dan menjaga terus tentang bangunan ini. hal ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta akan warisan budaya setempat, rasa cinta ini kemudian akan menumbuhkan rasa memiliki, sehingga masyarakat akan tergugah untuk menjaga dan melindunginya.

Cagar budaya sebagai warisan kebudayaan di masa lalu memiliki peran penting dalam membentuk kebudayaan Bangsa Indonesia. Maka dari itu kita yang tinggal didekat bangunan cagar budaya harus menjadi yang terdepan dalam menjaga dan mengawasi bangunan cagar budaya. Kelangsungan warisan budaya kita sangat bergantung pada perlakuan kita saat ini terhadap tinggalan tersebut. Upaya pelestarian yang kita lakukan sekarang akan berdampak pada keadaan warisan budaya Indonesia di masa depan.

Kegiatan Tamu Saat kunjungan ke Mesjid Pangeran Jayakarta

Kita sebagai anak milenial harus tetap peduli tentang cagar budaya Indonesia. Harus ada peran aktif untuk merawat dan menjaga cagar budaya seperti menggalakan kegiatan Kunjungan Museum,  melakukan pengawasan pada pemanfaatan dan perawatan terhadap Cagar Budaya, berdiskusi serta seminar dengan tema Cagar Budaya dan nilai-nilainya. Peran serta lainnya juga dapat dalam bentuk promosi dalam bentuk tulisan maupun dokumentasi terhadap Cagar Budaya dan mempublikasikannya pada media publikasi yang ditemukan banyak pada saat sekarang.

Jadi gimana siap menjaga dan merawat cagar budaya? Kalau saya siap karena cagar budaya makam dan masjid Pangeran Jayakarta ini adalah sebagai barang peninggalan dari leluhur saya.

Saya kasih link video vlog saya 

Artikel ini disertakan dalam kompetisi “Blog Cagar Budaya Indonesia:  Rawat atau Musnah!”

Mari ramaikan dengan turut berpartisipasi dan lomba ini


November 7, 2019

Backpackeran Semakin Mudah dengan Transportasi yang Nyaman dan Aman

Membayangkan jalan-jalan ke tempat wisata emang paling enak, ya. Refreshing sembari pansos dengan mengunjungi tempat wisata alam atau wana wisata yang lagi hits. Saya pribadi kalau lagi jalan-jalan paling suka ala-ala backpacker. Mengunjungi tempat wisata yang keren-keren dan eksotis udah gitu biayanya murah. Surga dunia lapis ke tujuh itu. Ya kegiatan backpacking itu kan identik dengan  biaya jalan-jalan yang low budget mencakup konsumsi, akomodasi hingga transportasi.

Dek Kapal Legundi

Salah satu yang paling penting adalah memanage budget transportasi, Misalnya saja saat saya jalan ke Lombok di awal bulan juli lalu dengan menggunakan moda transportasi yang murah meriah. Tidak bisa dimungkiri memang, pariwisata sangat bergantung dengan kemudahan transportasi. 

Terbayang gak kalau ada suatu tempat wisata yang sangat bagus namun tidak diimbangi dengan kemudahan akses menuju ke lokasi, pasti wisatawan, termasuk backpacker seperti saya malas mengunjuninya. Beruntung pulau Lombok yang menawan itu memiliki aksesabilitas yang sangat mumpuni.

Saya pergi ke pulau ini menggunakan jalur darat dan laut, ingat kan prinsip utama backpacker, hemat ongkos, Cuy! Lewat jalur darat saya hanya menghabiskan Rp 200.000,- saja lho untuk sampai ke Lombok. Dengan menggunakan moda transportasi kereta api dari Jakarta menuju Surabaya.

Ya, meskipun kereta api yang saya gunakan kelas merakyat alias ekonomi, namun sudah full AC loh. Saya sampai kedinginan malah. Kondisi gerbong juga bersih dan sangat nyaman. Perjalanan ke Surabaya sempat saya potong di Purwokerto karena saya ada urusan kerjaan di sana selama tiga hari. Barulah dilanjutkan lagi perjalanan kereta api dari Purwokerto menuju Surabaya.
Suasana Gerbong Kereta Ekonomi yang Nyaman

Suasanan kereta api yang cukup kondusif membuat perjalanan panjang saya ke ujung Jawa tidak terasa melelahkan. Apalagi pembelian tiket kereta api sudah melalui sistem daring, sehingga tidak ada lagi calo di stasiun. Kondisi tiap stasiun yang sempat saya sambangi pun sangat nyaman dan tertata rapi, para pedagang asongan sudah ditempatkan di kios-kios. Kesan gelap, kumuh dan tidak nyaman berada di stasiun benar-benar lenyap. 

Saya sampai di Surabaya saat hari sudah malam. Menggunakan transpostasi online adalah pilihan yang tepat. Jadi begini, saat pamit ke orang tua saya mengatakan kalau akan ke berlibur ke Bali. Namun malam harinya, saat saya membaca sebuah unggahan di sosial media, ada kapal penyebrangan untuk ke Lombok dari Surabaya untuk esok hari di tanggal 1 Juli 2019. Naluri backpacker saya menggeliat seketika, saya tertantang untuk mencoba langsung moda transportasi ini. 

Pagi itu selepas sarapan dari hotel, saya gegas menuju pelabuhan Tanjung Perak. Ini kali pertama saya singgah di Tanjung Perak, tidak terbayang sama sekali seperti apa keadaanya. Diantar oleh abang ojek online, saya bertolak ke pelabuhan, segera saya mengantre untuk membeli tiket kapal laut menuju Lombok.

Adalah KM Legundi yang akan saya naiki, kapal ini merupakan favorit masyarakat maupun pelancong seperti saya. Cukup merogoh kocek sedalam Rp 86.000,- ribu saja sudah bisa turut serta menyebrang ke Lombok. Dibandingkan dengan ongkos bus Surabaya-Lombok yang harganya hampir tiga kali lipatnya, tentu saya sangat bersyukur dengan keberadaan trayek kapal laut ini.

Meski awalnya saya sempat ketar-ketir, khawatir tidak kebagian tiket mengingat antrean pembeli sangat banyak. Saya sampai di pelabuhan pukul sembilan, sementara banyak orang yang sudah mengantre sejak beberapa jam sebelumnya. karena sudah kepalang tanggung, akhirnya saya pasrah ikut mengantre saja.

Informasi seputar KM Legundi bisa dicek langsung di akun instagram resmi Kapal Legundi, termasuk harga dan ja keberangkatan. Keterbukaan akses informasi ini amat memudahkan saya untuk membeli tiket dengan harga yang sesuai. Setelah hampir tiga jam mengantre, akhirnya tiket di tangan juga. Penumpang juga bisa memperoleh paket makan dengan biaya tiket Rp 110.000,-. Tapi saya lebih memilih membeli tiket saja dan membeli makanan di warung dekat pelabuhan, biar irit.
KM Legundi

Sebelum masuk ke dalam kapal di Tanjung Perak, para penumpang harus melewati gerbang pemeriksaan, tersedia juga ruang tunggu yang cukup nyaman. Namun saya tak bisa berlama-lama di ruang tunggu, saya harus bergerak cepat karena banyaknya penumpang yang akan naik sebaiknya gegas mencari kursi yang kosong di dalam kapal.

Sayang ternyata di kapal sudah sangat penuh akhirnya saya pun memilih mojok duduk di selasar dek bareng tiga orang anak Lombok yang kebetulan bareng beli tiket tadi. Kapal legundi ini memang menampung hampir 1000 orang untuk sekali jalan. Apalagi fasilitas disini sudah sangat lengkap dengan tempat duduk dan ruangan yang VIP yang nyaman. Bayangin aja dengan harga yang cukup murah kita dapat merasakan fasilitas yang lumayan bagi saya. 
Suasana dalam Kapal Legundi

Kafetaria KM Legundi

Memang perjalanan dengan kapal ini membutuhkan waktu hampir 20 jam, namun kapal ini adalah  idola masyarakat Lombok yang hendak ke Jawa juga sebaliknya. Selain menggunakan angkutan kapal laut, saat backpacking ke Lombok saya berganti transportasi dengan bus untuk kembali pulang ke Jakarta. Gimana, asik kan jadi backpacker sekali jalan semua moda transportasi dijajal.

membeli atau sekadar cek harga tiket bus saat ini bisa online atau on the spot di terminal. Tidak perlu calo karena sangat mudah proses pembeliannya. Terminal pun sudah tidak lagi terlalu kumuh dan menyeramkan seperti awal-awal tahun 2000-an dulu. Oh iya saya pulang melalui pulai Bali, setelah puas bermain dari Lombok dengan menggunakan kapal laut seharga Rp 46.000,-. 

Menyebrang dari lembar menuju padang bai bali memakan waktu kurang lebih 5 jam dengan kapal yang sudah sangat bagus dan nyaman. Berangkat dari lembar jam 11 malam sampai di padang bai pagi jam 4 subuh. Pelabuhan padang bai pun sangat nyaman dan sudah ada ruang tunggunya. Jadi saya nyaman saja. Bahkan saya pun berangkat kembali menuju nusa penida dengan menggunakan kapal laut lagi dari padang bai. Harganya lebih murah dan menampung banyak orang. Dengan 30 ribu saya pun bisa menyebrang ke pulau nusa penida.
Kapal Penyebrangan Padang Bai
Tiket Kapal Penyebrangan

Memang sekarang pelayanan di pelabuhan sudah jauh lebih baik. Apalagi dengan akses tol laut yang menghubungkan antar pulau. Membuat akses antar pulau semakin mudah. Selain untuk angkutan orang, utamanya digunakan untuk membawa hasil bumi dan produk kebutuhan lain yang ada di pulau besar menuju pulau-pulau kecil seperti di Nusa Penida ini.
Kapal menuju Nusa Penida

Saat perjalanan pulang, saya menggunakan bus yang juga nyaman banget. Bayangin aja dari Bali ke Jakarta cukup ditempuh waktu 20 jam aja. Bus tidak berhenti disembarang terminal, melainkan sesuai dengan pool bus yang ada. Akses tol juga sudah jauh lebih baik. Sehingga perjalanan menjadi lebih cepat dan gak bikin kita mati gaya. Sangat mendukung aktifitas backpacking pokoknya.

Bus Pahala Kencana trayek Bali-Jakarta

Gimana seru kan jalan-jalan menggunakan transportasi umum?

Adanya transportasi yang saling menghubungkan satu tempat dan tempat lain di Nusantara ini membuat backpacker macam saya atau siapapun sangat mudah sekali untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain alias berwisata. Aksesabilitas juga semakin mudah. Para penumpang lebih merasa nyaman dan aman dalam saat bepergian. Seiring dengan era digitalisasi, membeli tiket juga semudah menjentikan jari. Apalagi terminal, stasiun, pelabuhan dan area publik lain semakin berbenah.

Jadi sudah bersiap backpacking murah lagi kemana nih?

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done