Backpacker ke Bali & Lombok Hanya 2 juta (Termasuk Penginapan, Makan dan Transportasi)

August 19, 2019

Hai pembaca cerita bang doel. Apa kabar? Baik kan? Nah awal juli 2019 kemarin gue berangkat backpacker lagi menuju pulau Lombok. Ada apa sih di pulau ini? oke saya mau cerita dengan Backpacker Murah ke Lombok Cukup 2juta lebih .

Eh yang bener Cuma segitu saja? Iya donk segitu aja kok saya ke Lomboknya. Bahkan saat trip saya sempat mampir ke Nusa Penida, Desa Panglipuran dan Pantai Pandawa di Bali. Seru kan? Kita sudah dapat spot kece dan perjalanannya murah lagi.

Makan Gimana??



Pasti banyak pertanyaan juga kan dari temen-temen tentang makan gimana? Alhamdulillah gue masih bisa icip makanan khas di daerah Lombok dan Bali. Yaa di Lombok saya sempat mencicipi pedasnya nasi balap, plencing kangkung dan ayam taliwang. Di bali saya masih icip makan nasi jingo di depansar dan restoran murah dan halal di kuta.

Tidurnya dimana?


Ada pertanyaan pasti tidurnya ngemper? Hahah. Enggak kok tidur saya di hotel dan tempat yang layak kok. Ga percaya? Di Lombok saya sempat tidur di Guest House Japan yang harga hotelnya 100.000 karena dapat promo. Lombok juga saya tidur di rumah singgah backpacker yang gratis dan memang terbuka untuk para pejalan trip murah. Saat di Nusa Penida sebenarnya saya berniat tidur di pinggir jalan namun nasib baik saya bertemu dengan iwan seorang pejalan sendirian. Jadi saya bisa patungan untuk hotel dan kendaraan selama disini. Harga hotel kami 140.000 dan motor 75.000 di bagi dua oleh kami dan bensin barengan.

Untuk di Pulau Bali saya mendapatkan tempat tumpangan menginap di hotelnya Iwan karena kebetulan dia sendirian tidurnya. Sebenarnya saya hendak pulang besok pagi ke Jakarta namun tidak dapat tiket sehingga saya harus buka Kamar memakai aplikasi Airy saya sempet seneng dapet hotel dengan harga 60.000 eh ternyata hanya hotel transit yang Cuma 6 jam. Akhirnya saya terpaksa membayar 50.000 lagi untuk dapat menginap di hotel ini semalam. 

Wisatanya pasti yang gratisan?


Ah tidak juga saya sempat mampir ke gili trawangan dan sempat snorkelling disana. Main di Gili untungnya dapet paket yang murah dari yang biasanya dan bisa main ke 3 pulau yang ada di pulau ini. Besoknya saya pun bermain ke 5 pantai di Lombok. Lombok saya mampir ke Sengigi, Selong belanak, Pantai Kuta dan Bukit Merese. Lalu mampir ke desa Sade dan menyesap kopi disana. Saat di Bali saya sempat ke Nusa Penida, Desa Panglipuran, Pantai Pandawa dan Sanur. Cuma sedikit sih karena mungkin ada beberapa hal yang pengen saya datangin dan sudah ada dalam ittenary saya sendiri. 


Transportasinya gimana?


Untuk transportasi saya nyewa motor di setiap tempat. Mulai di Lombok, Nusa Penida hingga di Bali. Karena ada beberapa tempat yang memang aksesnya susah untuk dilalui. Oh iya saya pulang dari bali naek bus ke Jakarta dengan harga 379.000. Untuk perjalanan pergi saya sempat mampir ke beberapa tempat dulu sebelum sampai ke Lombok. iya saya sempat ada kegiatan blogger di Purwokerto kurang lebih 3 hari. Lalu sempat kehabisan tiket saat mau ke Surabaya, dan akhirnya saya harus ngeteng dari Purwokerto ke Jogja dulu lalu ke Surabaya. Sampai di Surabaya saya menggunakan ojek online untuk ke stasiun ke hotel dan hotel ke pelabuhan. 

Tiket Kapal dari Tanjung Perak ke Lembar saya beli seharga 87.000 naik kapal Legundi. Saat sampai di pelabuhan Lembar saya di Jemput oleh teman saya yang tinggal di Lombok untuk menuju Mataram. Gratis? Tidak saya barter dengan makan malam bersama. Saya menyewa motor saat di Lombok seharga 140.000 rupiah untuk 2 hari di Rumah SInggah. Bensin pun saya irit-irit, untuk di Lombok saya habis bensin sebanyak 30.000 rupiah untuk 2 hari. Kapal menuju gili trawangan saya beli seharga 15.000 dan pulang saya melalui gili air karena saya mengejar kapal terakhir jam 17.00 seharga 12.000

Untuk pulang dari Lombok ke menuju pelabuhan lembar pada hari terakhir saya di Lombok saya menggunakan ojek online dengan bayar 50.000 rupiah. Lembar ke Padang Bai (Bali) saya naek kapal laut dengan harga 46.000 per orang. Sampai di Padang Bai Bali pagi saya berangkat menuju Nusa Penida dengan Kapal seharga 32.000 rupiah. Jam kapal berangkat ini jam satu siang dan sampai di Nusa Penida jam 15.00. pulang dari Nusa Penida saya menggunakan kapal cepat menuju sanur dengan harga 75.000 rupiah. Kapal ini berangkat dari dermaga dekat pasar di Nusa Penida, oh iya untuk naik kapal ini usahakan temen-temen berlogat Bali biar tidak disangka Turis.

Sampai di pantai Sanur saya harus berjalan sedikit sampai ke batas Ojek Online. Ya saya menggunakan Ojek Online menuju Kuta. Karena awalnya saya mau sewa motor di Sanur namun taka da penyewaan motor disana. Di kuta saya tidak langsung mencari sewa motor karena hari sudah sore dan saya malam itu bermalam di hotel tempat Iwan menginap. Jadi saya menunggu di pinggir pantai kuta sambil mengejar Sunset disana. Baru besoknya saya mendapatkan sewa motor seharga 80.000 di jalanan dekat Kuta.

Pulang saya naik Bus Pahala Kencana dari terminal Mengwi menuju Jakarta. Untuk teman-teman yang mau ke terminal ini dari Kuta sebenarnya ada Damri dari Terminal Ubung. Untuk ke terminal Ubung temen-temen bisa naek ojek Online lalu lanjut Damri. Karena kalau ojek online langsung dari Kuta menuju Mengwi jarang ada yang mau ambil. Saya sendiri pun saat itu harus mengatur siasat dua kali naek ojek online untuk menuju mengwi. Karena posisi saya udah kesiangan baru jalan dari kuta jam 12.00 sedangkan Bus berangkat jam 13.30. Beresiko untuk Ngeteng, bisa-bisa saya tidak pulang.
Bus Pahala Kencana ini enak kok, Busnya luas dan juga kita dapat makan 2x. ya walaupun perjalanan hampir 24 jam tapi worth it lah dengan harga segitu. Sebenarnya Bus bisa cepat sampai namun ada macet di jalan tol Cikampek. Iya di Cikampek Macetnya, saya sudah memasuk tol jam 1 siang namun baru bisa sampai di Pulogebang jam 5 sore.
Pulang saya naik busway menuju rumah dan lanjut dengan ojek online.

Nah itu perjalanan saya dari Jakarta-Purwokerto-Jogja-Surabaya-Lombok-Nusa Penida-Bali dan balik lagi ke Jakarta selama kurang lebih 2 minggu. Berikut Ittenari dan biaya selama saya perjalanan ini

Hari Pertama: 27 Juni 2019
Berangkat Dari Jakarta- Purwokerto Jam 21.00 Naek Kereta Serayu

Hari kedua:  28 Juni 2019
Sampai Purwokerto tanggal 28 Juni 2019 Pagi jam 08.00
Menginap di Grand Karlita Purwokerto
Makan Malam di Purwokerto

Hari Ketiga: 29 Juni 2019
Jalan ke Desa Kalibagor
Menuju Baturaden
Menginap Di Baruraden Adventure Forest (BAF)

Hari Ke 4: 30 juni 2019
Susur sungai di BAF
Makan di Soto H Suradi
Menginap Di Meotel
Makan Bakso Pekih Purwokerto

Hari ke 5: 1 Juli 2019
Purwokerto-Jogja naek Logaya jam 5.30 Pagi
Makan Gudeg kangen di Jogja
Jogja-SBy jam 13.00 sampai di SBY jam 9 malam
Makan Malam di Depot Sederhana Gubeng
Menuju Hotel OYO di SBY

Hari ke 6: 2 juli 2019
Makan pagi di SBY
Berangkat menuju Tanjung Perak dan Beli tiket untuk ke Lombok
Berangkat ke Lombok jam 15.00 

Hari ke 7: 3 juli 2019
Sampai di Lombok jam 15.00
Makan malam di Ayam Taliwang Pak Udin Lombok
Menginap di Guest House Jepun

Hari ke 8: 4 Juli 2019
Menuju rumah singgah backpacker
Berangkat menuju Gili Trawangan
Snorkeling dan bermain di Gili Trawangan
Menuju Pantai Sengigi
Makan Nasi Balap di Mataram
Mengunjungi Islamic Centre Lombok
Istirahat di Rumah Singgah

Hari ke 9: 5 Juli 2019
Menuju 5 Pantai Lombok
Selong Belanak
Pantai Mawuh
Kuta Mandalika
Pantai Merese
Tanjung Aan 
Desa Sade
Makan Sate Bulayak di taman mataram
Pulang menuju pelabuhan Lembar

Hari ke 10: 6 juli 2019
Sampai di Padang Bai jam 08.00
Menuju Nusa Penida dari Padang Bai Jam 13.00 WiTA
Sampai di Nusa Penida jam 14.30 WITA
Pantai Kelingking, Anggel Beach dan Broken Beach
Istirahat Di HomeStay di Nusa Penida

Hari ke 11; 7 juli 2019
Mengejar sunrise di pelabuhan
Menuju pantai atuh
Menuju Crystal Bay
Pulang Menuju Sanur jam 1 siang
Main di pantai sanur
Mengejar Sunset di Kuta
Menuju museum Bom Bali
Istirhat di Hotel Kartika

Hari ke 12: 8 Juli 2019
Menuju desa panglipuran
Menuju pantai pandawa
Tanah Lot
Makan nasi jingo di depansar

Hari ke 13: 9 juli 2019
Pulang ke Jakarta

Hari ke 14: 10 juli 2019
Sampai ke Jakarta

Berikut Biaya selama perjalanan saya selama ini 
Pengeluaran
Biaya
PSE-PWT
67000
gudeg di jogja
10000
Gojek di jogja
30000
PWT-JOG
70000
JOG-SBY
94000
Gojek Selama di SBY
30000
Makan Malem dan Pagi di SBY
30000
Tiket Kapal Legundi
87000
makan di kapal
15000
makan malam di lombok
100000
hotel
100000
sewa motor di rumah singgah (2 hari)
140000
Nasi Balap dan Makan di Gilitrawangan
30000
Kapal PP dan Snorkeling
152000
parkir motor di lombok 5 wisata
15000
kopi di Sade
25000
laundri di lombok
15000
bensin
30000
sate bulayak
25000
Gojek dari rumah singgah ke pelabuhan lembar
50000
kapal Penyebrangan Padang Bai-Lembar
46000
kapal ke nusa penida dari padang bai
32000
kapal nusapenida sanur
75000
hotel nusa penida
70000
sewa motor di nusa penida
32000
bensin di nusa penida (bagi dua)
20000
Makan di Nusa Penida
25000
makan siang di sanur
20000
gojek ke kuta
15000
sewa motor
80000
bensin selama di bali
30000
makan nasi jinggo di denpasar
25000
masuk pandawa
15000
hotel di kuta sehari
110000
makan pagi di kuta
25000
beli gorengan
5000
beli nasi makan siang di terminal
15000
Bus Bali-Jakarta
379000
gojek dari pulogebang-rumah
10000
Total Selama dari JKT-PWT-JOG-SBY-LOP-Nuspen
2144000

You Might Also Like

15 komentar

  1. salut sih ama semua traveler yg bener2 bisa menggunakn budget segitu :D. Aku rutin traveling tiap thn, tp jujurnya blm bisa yg sampe menekan budget , krn ada beberapa hobi yg biasanya aku lakuin pas trveling, dan itu butuh dana gede .kayak bungy jumping, rollercoaster. Pernah sekali jalan2 ama temenku yg biasa backpacking, dan aku sempet nyerah gara2 dia keukeuh nawar harga sewa transport ke White temple di Chiang Rai, sampe murah banget :D. disitu aku akhirnya bilang, mendingan sewa mobilnya aku yg bayar semua, drpd nungguin dia debat nawar ga abis2 wkwkwkwk...

    ReplyDelete
  2. Wow 2 Minggu dengan biaya segitu. Mantap ya.

    ReplyDelete
  3. Ya Tuhan budgetnya itu loh, murah tapi gak menyiksa diri juga... aaaah ntar kalo udah hari H aku kelombok dan Bali, aku baca baca lagi deh artikel kak doel, berguna banget buat itenary aku

    ReplyDelete
  4. Mantaap sangaatttt, jadi terinspirasi untuk backpackeran nih kak, terimakasih atas informasi dan inspirasinya.

    ReplyDelete
  5. Jiwa backpackerku merasa terpanggil bang
    hhahahaha

    ReplyDelete
  6. Aku ada kepikiran sih main ke Lombok tahun ini. Liat jadwal dulu ahahahah.
    Sebenarnya malah niatnya pengen ke sana dan mainnya entah sebisanya, tanpa ada target

    ReplyDelete
  7. Wah mantap pasti berkesan ya jalan backpacker kayak gini. Salut Masnya kuat banget, aku aja pakai kereta Jkt - Malang PP udah gempor :'D

    ReplyDelete
  8. Wah, keren nih. Memang paling hemat kalau transportnya sewa motor buat keliling-keliling ya. Makan bisalah, diatur. Tapi transportasi di mana-mana mahal.

    ReplyDelete
  9. Wah, ke rumah singgah ya, mas?
    Gimana kabar mamak dan bapak? Duh, kangen banget aku sama mereka

    ReplyDelete
  10. Ya Allah,.....keren bener Bang Doel ini ngetrip super duper hemat! Kudu ditiru nih Bali - Lombok hanya 2 jeti :) Kasih tepuk tangan meriah doong, gaes hehehe. Itu Airy 60K maksudnya cuma buat transit doang? Jadi bayar lagi biar bisa bobo 50K? Murah juga sih segitu mah. Btw, aku pernah ke Pantai Senggigi, lainnya belum. TFS.

    ReplyDelete
  11. Luar biasa dengan semangat backpacker-nya bang Doel ini. Sampai siap buat ngemper di pinggir jalan. Tapi sepertinya kurang cocok buat yang nggak punya banyak waktu seperti saya :D

    Belum pernah tau Nasi Balap, jadi penasaran seperti apa. Pahala Kencana memang salah satu bus patas recommended! Nyaman, cepat, fasilitas oke, harga juga masih affordable. Puji Tuhan ya ketemu Iwan, jadi jalan-jalannya bisa lebih nikmat hehe.

    ReplyDelete
  12. Keren amat baaaang. Mantap kali jiwa petualangnya! Mamak-mamak juga senang nih kalo hemat begini. Tapi kalo sekarang mah, 2 juta bisa-bisa cuma tiket pesawatnya doang :(

    ReplyDelete
  13. Wah dari Karlita ternyata lanjut ya perjalananmu, Bang Dul, jauhnya mainnyaa dengan biaya terjangkau pula..duh aku juga pengen banget ke Bali semoga kesampaian main lagi aamiin..

    ReplyDelete
  14. bener2 irit ya Bang Dul,
    harus disiplin keras nggak sih kalau buat budget begini, nggak kepengen jajan2 apa gitu setelah makan utama? aku mah borosnya di situ deh kalau udah ketemu snack2 tradisional pasti harus coba icip2

    ReplyDelete
  15. Jadi pengen balik ke masa mudah hahaha. Padahal mah waktu masih single juga saya gak jauh mainnya karena dilarang. Tetapi, selalu seru sih kalau lihat yang bisa jalan-jalan irit seperti ini dan tetap menikmati perjalanan. Kalau saya tentu udah sulit. Soalnya harus bawa sekeluarga. :D

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh