Dari Sampah Jadi Emas di Desa Setia Asih Bekasi

August 04, 2018


Sampah ?? setiap orang pasti ga mau lah deket-deket sama barang ini. Udah bau dan pasti keliatan jorok. Tapi masih ada yah orang yang suka buang sampah sembarangan. Masih banyak yang enggak peduli tentang sampah ini. Buang masih di sungai, pinggir jalan bahkan kalau ada tempat sampah masih aja yang tidak mau masukin ke tempatnya. Kesel kagak tuh..

Banyak program untuk mengatasi sampah ini, mulai dari pembuatan kompos, daur ulang sampai ke arah bank sampah. Eh bank sampah? Apaan sih ini? Jadi bisa nyimpen sampah gitu? Bukaanlah. Kalau bank sampah ini nantinya para anggota akan membawa sampah lalu menaruh di tempat penyetoran dan di kumpulkan. Hingga nantinya bank sampah ini bisa menjadi tabungan bagi anggota  dan anggota mendapatkan keuntungan, bisa dapat uang atau emas.

Hah emas? Ada gitu bank sampah dapat emas?
Adaaa donk..

Nah kebetulan kemarin saya main ke Bekasi, tepatnya Kabupaten Bekasi Desa Setia Asih Kecamatan Taruma Jaya. Disana ternyata ada program yang diluncurkan oleh Pegadaian yaitu Bank Sampah Pegadaian. Program yang di gagas oleh CSR dari BUMN ini mengedepankan Bank Sampah.


Infrastruktur pendukung juga telah dipersiapkan demi keberhasilan Bank Sampah ini. Ada 15 pos pengumpul sampah tersedia di berbagai wilayah seluruh desa Setia Asih. Sehingga mempermudah akses sampah menuju pengelolaannya. Di Bank Sampah ini, bahan sampah dari rumah tangga akan dikategorisasi berdasarkan organik dan non-organik.

Sampah berbahan organik akan dimasukkan ke dalam komposer berbentuk tong besar untuk diurai. Nantinya, komposer menghasilkan pupuk cair. Pupuk cair tersebut sangat bermanfaat bagi tanaman di halaman rumah. Hasilnya telah teruji di lapangan.

Oh iya para warga disini juga melakukan kegiatan sungai yang ada di dekat taman ini. Taman ini dahulunya sangat kotor dan banyak sampah serta sungai pun jadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Namun berkat kesadaran masyarakat akhirnya mereka bahu membahu membersihkan sampah dan membuat taman. Karena dengan adanya taman mereka akan malu dalam membuang sampah.

Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, berharap dengan adanya bank sampah tersebut dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat setempat. Pasalnya, sampah rumah tangga dapat dijual dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.

“Motto kita, sampah harus bisa menjadi emas. Jadi selain dapat menjaga lingkungan, sampah juga dapat bernilai dan menjadi sumber pendapatan tambahan, jika dikelola secara baik,” kata Sunarso dalam sambutannya, Kamis (02/08/2018).

Menurut Hari Santoso, Koordinator Bank Sampah Desa Setia Asih, respons masyarakat terhadap pembentukan bank sampah sangat antusias. Bahkan, saat ini masyarakat sudah aktif membentuk kelompok yang bergerak di bidang pengelolaan sampah.


Setiap harinya, dari bank sampah ini berhasil mengumpulkan 3 kwintal sampah dari 15 tempat pengepulan di sejumlah desa. Warga yang datang ke sini, dapat membukukan sampahnya, yang nantinya bisa ditabung ke tabungan emas pegadaian. Dengan konversi, 0,01 gram, seharga Rp5.800

Acara ini selain dihadiri oleh Direktur Pegadaian, turut hadir juga Wakil Bupati Bekasi serta Kepala Desa Setia Asih. Dalam acara ini para pejabat juga turut bersama mencoba kopi gade. Sebuah kopi dari kafenya pegadaian. Selain itu ada juga stand-stand dari binaan pemkab dan pegadaian yang memajang aneka produk mulai dari batik hingga kue-kue kering.

Tak jauh dari tempat peresmian juga ada panggung besar untuk menghibur warga sekitar. Panggung hiburan nampaknya sampai malam yang di isi dangdut.

Nah jadi sudah siap menabung sampah jadi emas? Yuk ah sama jaga kebersihan kita..


You Might Also Like

1 comments

  1. Waktu perjalanan ke Mentawai beberapa waktu lalu, melihat ibu-ibu membuang sampah ke laut yang kebetulan terletak di belakang rumahnya. Rasanya pengen nyamperin dan memaki-maki, tapi tak beranibkarena aku kan pendatang sementara penduduk desa tersebut 😁

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh