The Professor Band : Saat Para Professor Konser Menyanyikan Lagu Koes Plus dan Panbers

August 02, 2018

Musik?? Siapa yang tak tahu tentang ini. Tua, muda hingga siapapun pasti pernah mendengarkan musik. Bohong banget kalau tidak pernah mendengarkan musik. Kalau kata bang haji rhoma “kalau tak ada musik dunia sepi kurang asik”. Iya kan musik itu memang bikin suasana yang sepi menjadi ramai, suasana galau tambah galau #eh.

Berbicara tentang musik setiap orang bisa bermusik. Bisa anak SD, SMP, Pengangguran bahkan professor loh. Eh professor bisa bermusik? Yakin? Bukannya professor mah ngurusin diktat-diktat aja sama ngajar mahasiswa. Yakali professor kerjaanya gitu aja. Mereka juga pada jago loh maen musik. Nah ngomong-ngomong professor yang jago main musik nih ada salah satu grup musik dari UI yaitu The Professor Band.

The Professor Band atau TPB terbentuk untuk menjembatani mahasiswa dengan para professor dalam suatu acara di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik pada tahun 2003 silam. Pada acara itu, para dosen  bermain musik dan para mahasiswa boleh menyanyi dan berdansa. Tahun berikutnya, TPB diminta bermain dalam acara Badan Eksekutif Mahasiswa. Setelah itu, para anggotanya sepakat melanjutkan hobi bermusik mereka karena mereka merasa nyaman dan terhibur.
The Professor Band

Nah kan asik banget dah punya professor yang bisa maen musik dan gaul sama mahasiswanya kaya gini. Filosofi terbentuknya TPB adalah guna menyeimbangkan kinerja otak kanan dan kiri, belajar tidak egois karena bermusik harus seirama agar terdengar indah, membuat awet muda karena menyenangkan dan TPB ingin memberi pesan pada para mahasiswa bahwa main, belajar dan bermain musik itu sama pentingnya

Oh iya saya sendiri kenal dengan TPB ini saat saya masih SMP. Masih ingat waktu itu masih ada Alm. Prof. Sarlito yang manggung di depan kami. Kalau tidak salah beliau bermain saksophon dan ada satu orang lagi saya lupa. Maklum itu saat tahun 2003 dan saya masih imut-imut. Saat itu personil TPB bilang biar ga strees kita main musik masa jadi professor terus mikirin ilmu. Iya juga sih pasti bosen deh.

Nah pada hari jumat 27 juli 2018 kemarin The Professor Band akhirnya kembali manggung. Konser yang bertemakan THE PROFESSOR PLUS tribute to KoesPlus dan Panbers di gelar di Auditorium Makara Art Center bertujuan untuk TPB dapat turut serta melestarikan lagu-lagu Indonesia pop-klasik ditengah menjamurnya  lagu-lagu pop sekarang yang cepat populer namun cepat dilupakan serta TPB ingin berperan aktif agar lagu-lagu Indonesia kembali berjaya di “Rumah”nya sendiri.
Hadir Yok Koeswoyo

Saya bersama teman-teman yang hadir ke acara ini disuguhkan sebuah pagelaran yang asik. Tak terbayangkan guys para professor memainkan lagu-lagu dari Koes Plus dan Panbers. Acara di mulai jam 16.00, dan lagu pertama di mulai langsung lagu dari Koes Plus yaitu muda mudi. Walaupun saat lagu-lagu ini diluncurkan saya belom lahir, namun saya sering mendengarkan lagu-lagu ini diputar di radio dan saya sangat suka mendengarkan.
The Professor Band Tampil

Setelah menggebrak dengan lagu muda mudi. The Professor Band Plus kembali menyajikan lagu kisah sedih di hari minggu. Pada lagu ini saya langsung bilang “Lagu Ini Gue BANGET”. Ahh baper dah dengerin konser ini, saya ikut menyanyikan lagu ini bersama temen-temen yang menonton.
Oh iya TPB memiliki banyak anggota, namun yang terlibat dalam pagelaran THE PROFESSOR PLUS tribute to KoesPlus dan Panbers adalah ;

  • Prof. DR. Triyatno Yudoharyoko- Gitar
  • Prof. DR. Agus Sardjono, SH, MH – Gitar
  • Prof. DR. Roni Nitibaskara- Mandolin
  • Prof. DR. Paulus Wirutomo, MSc – Drum, Ketua TPB
  • Prof. DR. Budi Susilo Supanji – Flute,
  • Vocal : DR. Iriani Sophiaan, MSi, Drs. AG. Sudibyo, Msi, Eki Meilinawati
  • Paduan suara ; Ibu Rektor
  • Dosen ; DR. R. Yugo Kartono Isal, Msi – Harmonika
  • Brass Mahasiswa : Necia- Flute, Pandu – Terompet, Josephine – Trombone
  • Vokal Mahasiswa ; Nobel, David, Ester

Wew gokil dah para personilnya ini. Oh iya konser ini juga mengajak kolaborasi bareng para penyanyi lain. Tampil juga ada Lana Nitibaskara penyanyi Jazz dan ada juga kolaborasi bersama penyanyi dari mahasiswa UI.
Lana Nitibaskara
TPB berhasil menorehkan  beberapa prestasi diantaranya adalah tahun 2015 berhasil mengeluarkan sebuah album bertajuk Seribu Satu Malam mengusung lagu-lagu abadi ciptaan komponis legendaris Indonesia Ismail Marzuki,  Tahun 2008 Museum Rekor Indonesia mencatat TPB sebagai pemegang rekor band dengan anggota professor terbanyak (waktu itu anggotanya 12 professor) “bukan saja se- Indonesia, tetapi mungkin sedunia” ucap Jaya Suprana waktu itu

Ahh konser ini sungguh melenakan hati saya. Terakhir konser ini ditutup dengan lagu Bujangan. Duh makin baper dah saya denger lagu ini. Saat penutupan saya mau teriak “one more time” tapi nampaknya waktu sudah selesai dan professor band undur diri dari panggung.

Jadi guys yuk ah dengerin musik agar hati tidak gundah gulana...




You Might Also Like

1 comments

  1. Seru banget acaranya, nyanyi bareng-bareng the professor band.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh