Ayo Indonesia Bergerak : Saatnya 2019 Ganti Ukuran Baju

December 14, 2018

Apa resolusimu di 2019? Saya banyak banget yang di inginkan. Mulai dari menikah, punya berat badan ideal pokoknya banyak dah. Jadi yang mau didahulukan saya pun bingung.

Nampaknya berat badan ideal yang bisa saya lakukan dimulai dari tahun 2019. Tubuh udah ga enak banget dibuat jalan. Apalagi baju pun sudah tak muat lagi. Maka dari itu saya berkomitmen untuk mencoba membuat berat badan ideal.

Kebetulan beberapa hari ini saya bertemu dengan orang-orang yang berat badannya kembali ideal. Ingat bukan kurus tapi ideal.  Ngitungnya seperti ini sih untuk berat badannya

Berat badan ideal (kg) = {tinggi badan (cm) - 100} - {[tinggi badan(cm) - 100] x 10%}

Saya bertemu kemal, yang seorang penyiar. Dari berat 120 kg dia kembali turun ke 80 kg. Ada juga mba Novi yang beratnya dari 100 kg menjadi 77 kg. Mantap ga sih turunnya?

Kebetulan juga saya mengikuti kegiatan dari kementrian kesehatan yang  sedang melalukan kampanye melakukan kampanye ’Pentingnya Olahraga Bagi Kesehatan’ dengan mengajak masyarakat Indonesia rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Kampanye ini dilakukan sejalan dengan Global Action Plan for Physical Activity dari World Health Organization, yaitu peningkatan kebiasaan hidup sehat dengan aktif bergerak dan penekanan angka sedentari sebesar 10% di tahun 2025 hingga 15% di tahun 2030.

drg. Kartini Rustandi, M.Kes, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Kesehatan RI mengatakan, “Gaya hidup sedentari telah menjadi isu kesehatan di Indonesia. Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan peningkatan jumlah penduduk Indonesia berusia ≥ 10 tahun yang kurang beraktivitas fisik yaitu dari 26,1% menjadi 33,5%. Padahal aktivitas fisik sangat penting karena memiliki banyak manfaat baik bagi tubuh dan memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Nah kan jadi gitu deh masyarakat Indonesia itu kurang banget bergeraknya. Apa-apa males, dan sekarang pun serba daring. Jadi setiap pergerakan kita jadi mager banget. Maka dari itu dr. Michael Triangto, SpKO mengatakan, “Meskipun disibukkan dengan rutinitas sehari-hari, sesungguhnya aktivitas fisik dapat dilakukan dengan mudah di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat umum. Contoh mudahnya adalah memilih menggunakan tangga dari pada lift, serta mengikuti kegiatan senam di kantor. Meski begitu, aktivitas fisik harus dilakukan dengan prinsip BBTT (Baik, Benar, Terukur, dan Teratur). Baik yaitu aktivitas fisik disesuaikan dengan kondisi fisik dan lingkungan. Benar yaitu aktivitas fisik dilakukan secara bertahap mulai dari pemanasan, latihan inti, dan pendinginan. Terukur yaitu aktivitas fisik dilakukan dengan mengukur intensitas dan waktu latihan. Teratur yaitu aktivitas fisik dilakukan teratur 3 hingga 5 kali dalam seminggu.”

Jadi temen-temen untuk mendapatkan berat badan yang baik itu tidak secara instan. Tapi harus dengan teratur dan yang pasti terus menerus. Kadang suka males kan kalau olahraga karena kita langsung yang berat. Harusnya yang ringan saja dahulu asal rutin.

Tadi saya sempet singgung Mba Novi kan? Nah diacara ini saya ketemu beliau. Beliau pun beribicara saat melakukan program pengurangan berat badan memang di awal sulit. Tapi itu menjadi motivasi diri sendiri untuk terus berolahraga. Selain itu ada juga dukungan dari orang lain untuk terus melakukan program yang dia lakukan.

Jadi guys ternyata untuk mengurangi berat itu mudah. Lakukan hal yang biasa kita lakukan setiap harinya. Jadi sudah siap 2019 ganti ukuran baju kan? Hayuk ah bareng-bareng saya juga mau nih


You Might Also Like

3 komentar

  1. Ayo bang . Smamgat turunin badan. Hehee

    ReplyDelete
  2. Jadi inget kadar kolesterol lumayan tinggi :(

    ReplyDelete
  3. Aku pun pengennya tahun depan ganti ukuran baju, Doel. hayok balapan...wkwkwk

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh