Hayo Hidup Sehat dan Perangi DBD

February 13, 2019

Musim hujan telah tiba, hujan memang rejeki yang tuhan berikan kepada kita tapi terkadang bikin kita keki karena penyakit banyak yang menyerang. Penyakit menyerang memang bukan tak selalu salah dengan hujan tapi juga dengan gaya hidup kita. Salah satu penyakit yang sering menjangkit yaitu demam berdarah

Masalah demam berdarah saya jadi ingat sekitar 4 tahun lalu yang harus merasakan sakit ini. Bayangin aja saya harus di rawat hampir seminggu di rumah sakit. Badan sudah tidak karuan setiap hari diambil darah. Pokoknya saya udah kapok deh masuk rumah sakit.

Pada tau kan penyebab penyakit ini? Yeah yaitu si kecil nyamuk aedes agepti. Nyamuknya dengan ciri belang-belang ini memang sedikit gigit tapi bikin sakit gengs. Bayangin aja badan saya yang gede gitu digigit sampe harus dirawat berhari-hari.

Nyamuk ini hidup dari tempat-tempat yang kotor dan air yang menggenang. Seperti kolam, bak mandi, pot yang ada air menggenang hingga got depan rumah. Maka dari itu kita harus selalu siap siaga membersihkan lingkungan kita. KEMENKES juga pada tanggal 7 februari kemarin mengajak para anak muda untuk menjadi sobat Healthies. Yes kemenkes mengajak kita untuk selalu hidup sehat dengan menjaga lingkungan sekitar

Acara ini diisi oleh beberapa pembicara dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Dir. P2PTVZ, dan dr. Gia Pratama serta juga hadir bu menkes Nila F Moelok yang menjadi guest star pada acara ini. Acara yang santai diadakan di bilangan Kuningan ini memang mengangkat tema yang anak muda banget.

“Indonesia, pada awal 2019 hingga 29 Januari 2019, ada kurang lebih 13.683 penderita penyakit deman berdarah (DBD) di 34 provinsi” ucap dr Siti Nadia. Selain itu sudah ada 132 kasus orang yang meninggal karena DBD” tambah dr Siti Nadia.

Fenomena ini semakin meningkat karena pada tahun sebelumnya hanya 6167 kasus di tahun 2018. Peningkatan ini menjadi pantauan langsung oleh kemenkes yang mengakibatkan kita harus siap siaga dalam memberantas penyakit ini. Bagaimana cara?

Kita pasti sering denger kan slogan 3M dari kita kecil. Gerakan ini yaitu :
1. Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi, penampungan air minum, penampungan air dari lemari es, ember yang berisi air, dan sebagainya.
2. Menutup rapat tempat penampung air agar tidak digunakan nyamuk sebagai tempat berkembang biak.
3. Memanfaatkan atau melakukan daur ulang pada barang-barang bekas pakai yang memiliki kemungkinan dijadikan tempat berkembang biak nyamuk.

Gimana gengs sudah siap hidup lebih sehat?? Yuk ah jangan sampai demam berdarah menyerang keluarga dan lingkungan kita. Penyakit ini bisa menjadi pembunuh yang mematikan. Mulai dari kita untuk hidup sehat

Seperti juga yang disampaikan dr. Gia Pratama yang juga merupakan selebtwet ini mengajak kita untuk hidup sehat. Mulai dari berolahraga secara teratur atau bisa saja kita duduk 30 menit dan kita olahraga 10 menit.

Badan kita harus dijaga karena kadang replikasi gen dalam tubuh kita itu bisa sangat lama. Salah satunya dengan menjaga makanan yang masuk. dr. Gia menuturkan bahwa apapun yang kita makan bisa menjadi krusial. Pengaruh asupan makanan yang salah dapat menimbulkan penuaan dini, kepikunan, berbagai jenis penyakit (pastinya), dan menurunnya sistem imun dalam tubuh.

Yook ah gengs mulai sekarang kita harus sehat dan saatnya 2019 ganti ukuran baju dan badan lebih sehat untuk 2019 ganti staus


You Might Also Like

1 komentar

  1. Selain gaya hidup sehat, dirumah juga harus sehat juga ya Doel. Karena nyamuk aedes aegypti ini mengintai dimana-mana. Tapi kalau pola makan kita baik dan imun kuat pasti jauh dari DBD.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh