Pernah Alergi Mie karena Tidak Cek Kemasan Produk

September 14, 2019

Pernah ga temen-temen keracunan makanan dan itu makanan yang disukai?? Kalau bang doel pernah keracunan mie sampai seluruh badan gatal-gatal dan bentol. Dan hampir tidak makan mie sampai hampir 4 bulan lamanya


Ya jadi waktu itu pas lagi ada penugasan di daerah Sumatra Utara, masih jadi anak kost yang hampir tiap hari kalau lagi malas masak itu makan mie. Jadi saat itu ibu kost ngasih sarapan ke saya yang memang sudah bayar perbulan untuk sarapan pagi. Ibu kost juga tau kalau saya suka mie, jadi kadang suka dua hari sekali dimasakin itu. 

Saat itu memang tidak ada kepikiran apa-apa saat makan mie tersebut dan belum ada efek samping. Ternyata pas saat tengah hari badan saya gatal semua dan kaya bentol-bentol. Biasanya saya pikir karena pengaruh udara, ya saat itu Sumatra Utara cuacanya lagi ga bagus. Hari itu sembuh langsung alerginya. Beberapa kali makan mie masih saja begini terus kena alergi.

Langsung saya pikir ada yang tidak beres nih sama tubuh saya. Karena biasanya saya orangnya paling kuat dengan suhu dan makanan. Jadi jarang ada makanan yang pantang saya makan. Malamnya saya coba konsultasi sama kakak saya lewat telepon. Kebetulan kakak dokter jadi iseng aja tanya, kenapa ya saya ini. Langsung sama kaka saya bilang” makan apa saja kamu seharian”. Saya sebut satu persatu dan bilang “ tidak ada yang aneh ya”, akhirnya bilang coba kurangin itu makan mie sama telurnya. Iya sih karena saya suka banget makan mie pake telur.  Oh iya jadi mienya ini, mie dengan merk lokal dari Sumatra Utara gitu. Harganya perbungkus juga murah Cuma 1000 rupiah. 

Padahal sudah mie tidak pakai telor. Saat itu akhirnya saya bilang sama ibu kost saya “ ibu mienya apa sih??, kok saya alergi ya.”. ibu kost menyodorkan mie yang biasa di makan. Saya memang sebelumnya jarang makan dengan produk tersebut. Namun akhirnya saya memutuskan tidak mau makan mie tersebut karena memang tidak jelas dengan produknya bahkan beberapa minggu kemudian produk ini sempat ada berita melakukan daur ulang produknya di pabrik yang di Sumut

Cek KLIK


Saat itu memang saya tak sempat cek-cek izin, baca label kemasan  saat  mau makan. Apalagi, kebetulan lagi tugas di daerah yang saya makan ngikut aja, apalagi dikasih. Selepas kejadian itu saya pun mulai suka sering cek produk yang dimakan. Apalagi dengan makanan kesukaan saya kaya mie tadi ya harus liat-liat walau harga murah kita harus cek beberapa hal yang sesuai dengan makanan tersebut.

BPOM sendiri sebenarnya sudah meluncurkan sebuah kampanye untuk Cek KLIK. Apa sih itu cek Klik? 

Kemasan

Pastikan kemasan produk dalam kondisi baik dan tertutup rapat. Tidak ada sobek atau ada yang terbuka. Kemasan yang baik belum tentu menjamin mutu makanan baik.

Label

Cek kandungan gizi, berat bersih makanan dan semua yang tertera pada label kemasan. Jangan sampai kita ketipu karena sudah banyak produk palsu yang beredar dan hampir mirip dengan produk aslinya 

Izin Edar

Pastikan produk yang dibeli memiliki izin edar dari Badan BPOM. Izin edar dapat dicek melalui Aplikasi android Cek BPOM dan web BPOM.

Kadaluwarsa

Nah ini yang juga tak kalah penting. Saya selalu memeriksa ini ketika membeli sebuah produk. Pastikan produk tidak melebihi masa kadaluwarsa.

Kalau masih menemukan produk yang tidak layak seperti makanan yang saya pernah makan gimana? Gampang ternyata BPOM membuka layananan telepon dengan  contact center HaloBPOM 1500533 atau mendatangi langsung ke Kantor Badan POM di seluruh Indonesia.

Saat ini BPOM juga bekerja sama dengan APRINDO ( Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ), menempatkan barcode untuk menscan data produk yang di jual di ritel yang ada. Pada nantinya ada beberapa informasi yang akan  didapatkan masyarakat dengan memindai 2D barcode antara lain: Nomor Izin Edar dan/atau nomor identitas produk yang berlaku, nomor bets atau kode produksi, tanggal kedaluwarsa, dan nomor serialisasi.

Jadi gimana kapok makan mie? Enggak donk kan sudah siap Cek KLIK Sebelum Belanja biar ga alergi lagi. 

#BelanjaAman
#AyocekKlik

You Might Also Like

0 komentar

Terimakasih sudah coment.. kalau bagus silahkan share tulisan ini... terimakaasihhh